Muhammadiyah Lamongan Berkemajuan

Outbond Seru MTs Muhammadiyah 4 Bulubrangsi, Tutup Matsama dengan Tawa dan Semangat

MuhammadiyahLamongan.com – Laut biru, angin sejuk, dan tawa ceria mewarnai Pantai Klayar, Paciran, Lamongan, saat para siswa MTs Muhammadiyah 4 Bulubrangsi mengikuti kegiatan outbond spektakuler dalam rangka penutupan Masa Ta’aruf Siswa Madrasah (Matsama) dan Forum Ta’aruf Siswa (Fortasi) tahun ajaran 2025/2026.

Kegiatan yang dilaksanakan pada Sabtu  (19/7/2025) ini bukan sekadar rekreasi biasa. Ia menjadi momentum penyatuan jiwa dan semangat para pelajar baru. Setelah lima hari penuh dengan agenda pengenalan lingkungan madrasah, nilai-nilai keislaman, kemuhammadiyahan, dan dinamika Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM), outbond ini menjadi hadiah penutup yang membekas di hati seluruh peserta.

Berbagai tantangan dan permainan edukatif disuguhkan, mulai dari permainan konsentrasi hingga simulasi kerja sama tim. Suasana menjadi riuh dan hangat. Tawa lepas serta semangat pantang menyerah menjadi warna utama sepanjang kegiatan. Para siswa belajar tentang kepemimpinan, kerja sama, ketangkasan, serta saling percaya dalam setiap permainan. Mereka tampak antusias dan saling mendukung, menunjukkan semangat kebersamaan yang luar biasa.

Kepala Madrasah, Helmi Rohmanto, S.Pd.I., yang turut hadir mendampingi, menyampaikan pesan inspiratif kepada para siswa. “Pantai ini indah, tapi akan lebih indah lagi jika kalian bisa membangun cita-cita setinggi langit. Hari ini kita bermain, tapi kita juga belajar bahwa kerja sama dan tekad adalah kunci kesuksesan,” tuturnya penuh semangat.

Menjelang siang, kegiatan ditutup dengan sesi refleksi. Refleksi ini bukan hanya menandai berakhirnya kegiatan hari itu, tetapi juga membuka lembaran baru dalam perjalanan hidup para siswa sebagai pelajar Muhammadiyah. Sebuah akhir yang bukanlah penutup, melainkan awal dari perjalanan panjang menuju insan yang berakhlak dan berkemajuan.

Wakil Kepala Bidang Kesiswaan, Ahmad Fendi, S.H., menyatakan bahwa kegiatan ini dirancang untuk menciptakan pengalaman yang berkesan. “Kami ingin Matsama dan Fortasi tidak hanya dikenang sebagai kegiatan formal, tetapi juga sebagai awal dari perjalanan hidup yang menginspirasi,” ucapnya.

Outbond di Pantai Klayar menjadi momen puncak yang manis dan penuh makna. Semangat baru, persahabatan, serta kecintaan terhadap madrasah tumbuh semakin kuat. Matsama dan Fortasi resmi ditutup, namun semangat dan nilai-nilai yang ditanamkan akan terus hidup dalam diri setiap siswa. (*)

Penulis Helmi Rohmanto. Editor Fathan Faris Saputro.

0
Share this article
Shareable URL
Prev Post

MPLS SD Muda Babat Gelar GEMARI,Tanamkan Makan Bergizi Sejak Dini

Next Post

116 Siswa SD Muhammadiyah 2 Babat Deklarasikan Komitmen Anti-Bullying

Read next
0
Share