MuhammadiyahLamongan.com – Sebanyak 116 siswa SD Muhammadiyah 2 Babat menyatakan sikap menolak bullying dengan menandatangani banner Deklarasi Anti Bullying secara serentak, Rabu (15/07/2025)
Pada hari ketiga kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), seluruh siswa dari kelas 1 hingga 6 berkumpul di halaman sekolah mengikuti agenda khusus: Deklarasi Anti-Bullying.
Dengan antusiasme tinggi, para siswa terlibat aktif dalam kegiatan yang bertujuan menumbuhkan kesadaran akan pentingnya menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan bebas dari perundungan.
Di tengah lapangan, terbentang banner besar bertuliskan,“Deklarasi Anti Bullying dan Sekolah Ramah Anak SD Muhammadiyah 2 Babat.”
Satu per satu, para siswa maju membubuhkan tanda tangan sebagai bentuk komitmen bersama menolak segala bentuk kekerasan atau ejekan. Kegiatan ini tidak hanya menjadi simbol penolakan terhadap bullying, tetapi juga sarana menanamkan nilai empati, keberanian, dan tanggung jawab sosial sejak dini.
Terlebih lagi, SD Muhammadiyah 2 Babat juga memiliki beberapa siswa berkebutuhan khusus (ABK), sehingga sekolah menegaskan komitmennya agar tidak terjadi perundungan dalam bentuk apa pun. SD Muhammadiyah 2 Babat ingin menjadi rumah kedua yang aman dan nyaman bagi seluruh peserta didik.
Kepala Sekolah Bapak Ainur Rofiq menyatakan bahwa deklarasi ini adalah bagian dari upaya pembentukan karakter siswa,
“Kami ingin anak-anak tumbuh dalam lingkungan yang mendukung dan menyenangkan. Sekolah harus menjadi rumah kedua yang penuh cinta dan saling menghargai,” ujarnya.
Ketua Panitia MPLS, M. Farich Saifullah, menyampaikan harapannya,
“Kami ingin siswa baru dan lama sadar sejak awal bahwa bullying tidak punya tempat di sekolah ini. Semua anak berhak merasa aman.”
Siswa kelas 5, Irdina Hafidzah Ramadhani, turut berbagi kesan. “Saya senang bisa tanda tangan dan ikut kegiatan ini. Saya jadi tahu kalau mengejek atau menyakiti teman itu salah dan bisa bikin sedih.”ujarnya.
Setelah penandatanganan, kegiatan dilanjutkan dengan pembacaan ikrar anti-bullying dan penampilan puisi bertema persahabatan. Sebagai penutup, seluruh siswa menerima stiker “Stop Bullying” yang mereka tempelkan di buku atau tas sebagai pengingat.
Deklarasi ini menjadi langkah awal menuju lingkungan belajar yang ramah, aman, dan penuh kasih di SD Muhammadiyah 2 Babat.
Penulis Rita Rohmawati Editor Lim