MuhammadiyahLamongan.com – Musyawarah Cabang (Musycab) ke-6 Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah berlangsung meriah pada Ahad, (16/7/2023), di Perguruan Muhammadiyah Padenganploso. Acara tersebut juga menjadi kesempatan emas bagi para penjual keliling untuk meraup keuntungan yang menggiurkan.
Salah satu penjual keliling yang berhasil meraup keuntungan adalah Hadi, seorang pedagang dari Desa Ngambek. Dengan cerdik, Hadi memanfaatkan keramaian acara Musycab untuk menawarkan dagangannya kepada para peserta dan pengunjung.
Hadi mengungkapkan kegembiraannya atas peluang emas yang diberikan oleh acara Musycab tersebut. “Saya tahu bahwa acara seperti ini akan mengundang banyak orang dari berbagai ranting. Jadi saya memutuskan untuk membawa berbagai barang dagangan dan mencoba peruntungan di sini,” ujar Hadi dengan senyum sumringah.
Ternyata, strategi Hadi tidak meleset. Dagangannya mendapat sambutan hangat dari para peserta Musycab dan pengunjung lainnya. Mereka yang ingin berbelanja tidak perlu jauh-jauh meninggalkan lokasi acara, karena Hadi dengan sigap menghadirkan pilihan makanan yang menarik di dekat pintu masuk.
Sukma, salah satu pembeli, mengungkapkan kepuasannya dengan penjual keliling tersebut. “Saya senang bisa berbelanja di sini. Harganya terjangkau dan makananannya enak. Tidak perlu repot-repot keluar dari area acara,” kata Sukma dengan senyum puas.
Keuntungan yang berhasil diraih oleh Hadi tidak disebutkan secara spesifik, namun dapat terlihat bahwa penjualan yang dilakukannya cukup menggiurkan. Kehadiran penjual keliling seperti Hadi juga memberikan nuansa tersendiri pada acara Musycab, menciptakan suasana belanja yang menyenangkan dan memberikan alternatif bagi para peserta dan pengunjung untuk mendapatkan makanan dan minuman yang mereka butuhkan.
Meski tak tercantum dalam agenda resmi Musycab, kehadiran para penjual keliling seperti Hadi memberikan nilai tambah bagi acara tersebut. Selain menjadi ajang pertemuan dan perencanaan strategis, Musycab juga turut menjadi ajang yang mendukung pertumbuhan ekonomi lokal dengan memberikan kesempatan kepada pedagang-pedagang kecil untuk memperoleh keuntungan. (*)
Reporter Fathan Faris Saputro