MuhammadiyahLamongan.com – Kegiatan ekstrakurikuler Hizbul Wathan (HW) SMA Muhammadiyah 4 Lamongan (Fourmula) kembali bergulir pada awal semester genap Tahun Ajaran 2025/2026. Latihan perdana digelar pada Jumat (9/1/2026) siang dengan menekankan pembentukan disiplin dan kerja sama antarsiswa.
Suasana sekolah tampak lebih hidup. Sejumlah siswa berseragam kepanduan berdiri rapi di dalam kelas. Dengan dua bendera kecil di tangan, mereka mempraktikkan gerakan semaphore, sandi komunikasi visual yang menjadi materi utama latihan.
Kegiatan ini dilaksanakan oleh Gerakan Kepanduan Hizbul Wathan Qabilah KH Mas Mansoer SMA Fourmula dan diikuti anggota HW dari berbagai jenjang kelas. Pada pertemuan awal semester genap, pembina memfokuskan materi pada keterampilan semaphore serta penguatan ke-HW-an sebagai fondasi dasar kepanduan.
Pembina HW SMA Fourmula, Temon Bagus Hidayatullah, mengatakan semaphore dipilih karena mengandung nilai-nilai penting dalam pembinaan karakter siswa. Selain membutuhkan ketelitian dan konsentrasi, semaphore juga menuntut kekompakan antarpandu.
“Setiap gerakan dalam semaphore harus tepat. Jika satu orang tidak fokus, pesan bisa salah dipahami. Dari sini siswa belajar disiplin, tanggung jawab, dan kerja sama,” ujar Temon di sela kegiatan.
Tak hanya keterampilan teknis, siswa juga mendapat penguatan materi ke-HW-an. Materi tersebut bertujuan meneguhkan jati diri Hizbul Wathan sebagai gerakan kepanduan Muhammadiyah yang menyeimbangkan iman, ilmu, dan amal dalam kehidupan sehari-hari.
Menurut Temon, HW memiliki peran strategis dalam membentuk karakter generasi muda di tengah tantangan zaman. “Hizbul Wathan bukan sekadar kegiatan kepanduan, tetapi wahana pembelajaran kepemimpinan, kemandirian, kejujuran, serta akhlak Islami,” katanya.
Ia menambahkan, pembukaan semester genap dengan materi dasar dilakukan untuk menyamakan persepsi dan memperkuat fondasi kepanduan. Dengan bekal tersebut, para pandu diharapkan lebih siap mengikuti materi lanjutan pada pertemuan berikutnya. (*)
Penulis Fathan Faris Saputro