MuhammadiyahLamongan.com – Ketua Majelis Pustaka dan Informasi (MPI) Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Solokuro, Zunaidi, S.E., mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan momentum Isra Mikraj sebagai wadah refleksi dalam meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT.
“Isra Mikraj bukan sekadar peristiwa historis, tetapi sebuah perjalanan penuh makna spiritual yang menegaskan pentingnya kedekatan seorang hamba dengan Tuhannya melalui ibadah, khususnya salat,” ungkap Zunaidi pada Ahad (26/1/2025).
Zunaidi menekankan bahwa Isra Mikraj membawa pesan mendalam tentang pentingnya membangun hubungan vertikal dengan Allah melalui ibadah, sekaligus hubungan horizontal dengan sesama manusia.
“Salat yang diwajibkan dalam Isra Mikraj menjadi inti ajaran Islam. Jika kita menjalankan salat dengan benar, maka ibadah-ibadah lainnya pun akan lebih bermakna. Selain itu, momen ini harus kita jadikan pengingat bahwa ketakwaan harus tercermin dalam perilaku sehari-hari, termasuk dalam bermasyarakat,” jelasnya.
Membangun Generasi Tangguh Berlandaskan Keimanan
Zunaidi juga menyoroti pentingnya mendidik generasi muda agar memahami esensi Isra Mikraj sebagai pondasi untuk membangun karakter yang tangguh, beriman, dan bertakwa. Ia mengajak para orang tua dan pendidik untuk lebih aktif menanamkan nilai-nilai keislaman kepada anak-anak sejak dini.
“Kita perlu menjadikan momentum ini sebagai pengingat bahwa membangun generasi yang berakhlak mulia dan berlandaskan keimanan adalah tugas bersama. Jangan biarkan generasi kita tergerus oleh derasnya arus modernisasi tanpa landasan agama yang kuat,” pesannya.
Kolaborasi untuk Penguatan Dakwah Digital
Sebagai bagian dari MPI PCM Solokuro, Zunaidi juga mendorong agar peringatan Isra Mikraj dimanfaatkan untuk memperkuat dakwah melalui media digital. Menurutnya, teknologi dapat menjadi alat yang efektif untuk menyebarkan pesan-pesan keislaman kepada masyarakat yang lebih luas. (*)
Reporter Fathan Faris Saputro