Redaksi muhammadiyahlamongan.com menyajikan suguhan dakwah media massa yang sejuk, Islami dan berkemajuan. Berbasis komunitas dan berpedoman pada tujuan persyarikatan Muhammadiyah.

Ponpes Al Mizan Adakan Pembukaan Ekstrakurikuler Tapak Suci

1 min read

tapak suci pondok pesantren al mizan

MuhammadiyahLamongan.com – Dengan kembalinya Tahun Ajaran baru ini Pondok Pesantren Al mizan Muhammadiyah Lamongan kembali membuka kegiatan Ekstrakurikuler Tapak Suci yang bertempat di halaman utama Asrama Putri Al mizan Muhammadiyah Lamongan pada Hari Sabtu (14/08/21) malam hari.

Tapak Suci merupakan salah satu Ortom yang ada di Organisasi Muhammadiyah, Tapak Suci sudah terkenal di seluruh pelosok tanah air bahkan di kancah Internasional, tidak heran jikalau Tapak Suci merupakan anggota dari Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI).

Tapak Suci sendiri berasaskan Islam dan bersumber pada Alquran dan As-Sunnah, dan memiliki motto yang dapat memicu semangat para siswa dan kadernya yaitu, “Dengan Iman dan Akhlak saya menjadi kuat, tanpa Iman dan Akhlak saya menjadi lemah”.

Ranah Tapak Suci pun tidak hanya untuk anak-anak non-asrama, namun Tapak suci juga bisa dipelajari oleh anak-anak yang berbasis Pondok Pesantren, termasuk salah satunya yaitu Pondok Pesantren Al mizan yang di situ terdapat Ekstrakurikuler Tapak Suci.

Mulai dari tahun kemarin Ekstrakurikuler Tapak Suci diwajibkan bagi seluruh anak didiknya baik Santriwan maupun Santriwati.

Dalam sejarah Muhammadiyah, Tapak Suci sebagai salah satu jenis bela diri pencak silat yang memiliki ciri khas tersendiri yang bisa menunjukkan identitasnya. Ciri khas tersebut dikembangkan melalui proses panjang dalam akar sejarahnya.

Tapak Suci adalah salah satu bentuk perkaderan yang ada di Pondok Pesantren Al mizan yang kini telah melahirkan banyak atlet “Fighter” maupun “Seni” yang telah menyumbangkan banyak prestasi untuk Pondok Pesantren Al mizan, mulai dari tingkat Kabupaten, Provinsi bahkan sampai Internasional.

Dalam sambutannya, pembina Tapak Suci Putri, Andini Salma Rengur berpesan pada seluruh santriwati agar terus semangat dalam berlatih, tidak ada kata tidak bisa dalam belajar, kita sama-sama belajar disini.” Ujarnya.

Sambungnya, Andini Salma juga berharap agar santriwati kelas satu sampai kelas enam, lebih banyak yang menjadi Atlet Fighter maupun atlet Seni, tutur pembina Tapak Suci, Andini Salma Rengur.

Dari sinilah kita dapat belajar bahwa kesungguhan itu dapat menghasilkan apa yang kita butuhkan, seperti kata mutiara mengatakan, “Man Jadda Wa Jadda” Barangsiapa yang bersungguh-sungguh, pasti akan berhasil. (tim jurnalisitik al mizan)

Redaksi muhammadiyahlamongan.com menyajikan suguhan dakwah media massa yang sejuk, Islami dan berkemajuan. Berbasis komunitas dan berpedoman pada tujuan persyarikatan Muhammadiyah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *