Muhammadiyah Lamongan Berkemajuan

Usai Masa Bakti, Mahasiswa PPL STAIM Karangasem Paciran Gelar Acara Lepas Pamit di MI MULA

MuhammadiyahLamongan.com– Suasana haru sekaligus penuh kekeluargaan menyelimuti Ruang Guru MI Muhammadiyah 09 Labuhan (MI MULA) pada Sabtu (7/2/2026). Mahasiswa Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) dari Sekolah Tinggi Agama Islam Muhammadiyah (STAIM) Pondok Pesantren Karangasem Paciran resmi menggelar acara Lepas Pamit sebagai tanda berakhirnya masa pengabdian mereka.

Acara ini dihadiri oleh Kepala Madrasah, jajaran dewan guru MI MULA, Dosen Pendamping Lapangan, Bapak Nasruddin Abdul Khoir, Lc,M.Pd.I serta seluruh mahasiswa PPL yang telah bertugas selama satu bulan. Kegiatan ini bertujuan untuk mengembalikan secara resmi mahasiswa kepada pihak kampus sekaligus ungkapan terima kasih atas bimbingan yang diberikan pihak sekolah.

Kesan Mendalam dan Pengalaman Nyata
Perwakilan mahasiswa PPL, Hanifatul Mahmudah dalam sambutannya menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada Kepala MI MULA, guru pamong dan Bapak Ibu Guru. Menurutnya, pengalaman mengajar langsung di MI MULA memberikan gambaran nyata mengenai dunia pendidikan yang tidak didapatkan di bangku perkuliahan.

“Kami belajar bahwa menjadi guru bukan sekadar mentransfer ilmu, tetapi juga mendidik karakter dengan hati. Terima kasih kepada Bapak dan Ibu guru MI MULA yang telah sabar membimbing kami,” ujarnya.

Ia juga mengungkapkan harapannya, dengan pengalaman PPL selama satu bulan di MI MULA ini akan menjadi bekal berharga menyongsong diri menjadi seorang pendidik yang profesional di masa mendatang. Ia juga berharap semoga hubungan silaturrahim selama satu bulan ini dapat berlanjut di kemudian hari.

“Pengalaman PPL selama satu bulan di MI MULA ini akan kami jadikan bekal berharga menapaki diri menjadi seorang pendidik di masa mendatang”, Harapnya.

Dosen Pembimbing Lapangan, Bapak Nasruddin Abdul Khoir, Lc,M.Pd.I dalam sambutannya mengungkapkan ucapan terima kasih kepada Bapak dan Ibu Guru MIM 09 Labuhan yang telah memberikan kesempatan bagi para mahasiswa PPL untuk belajar mengajar mengamalkan ilmu yang selama ini telah diperoleh di kampus. Kesediaan Madrasah untuk sarana belajar mahasiswa sangat berarti bagi para mahasiswa sebelum mereka benar-benar menjadi seorang pendidik.

Kami menilai para mahasiswa PPL di MIM 09 Labuhan ini dapat difasilitasi dengan sangat baik oleh pihak Madrasah. Para mahasiswa sangat nyaman dan tenang melaksanakan tugas PPL yang dibebankan oleh kampus. Atas bimbingan dari Bapak Kepala, guru pamong dan Bapak Ibu guru MIM 09 Labuhan, para mahasiswa PPL dapat menjalankan tugas pengabdiannya dengan sebaik-baiknya.

“Kami menyampaikan terima kasih kepada Bapak dan Ibu guru MIM 09 Labuhan telah berkenan dan menfasilitasi para mahasiswa PPL STAIM Paciran, sehingga mereka dapat menjalankan tugas kampus dengan sangat baik”, Tuturnya.

Sementara Kepala MI Muhammadiyah 09 Labuhan (MI MULA) juga memberikan apresiasi tinggi atas kontribusi mahasiswa PPL. Kehadiran mahasiswa dinilai memberikan warna baru dan energi positif dalam kegiatan belajar mengajar di madrasah.
“Kami berharap bekal pengalaman di MI MULA ini dapat menjadi modal berharga bagi adik-adik mahasiswa untuk menjadi pendidik yang profesional dan religius di masa depan,” ungkapnya.

Ia juga menjelaskan bahwa selama PPL mahasiswa STAIM tidak hanya melaksanakan tugas mengajar di kelas-kelas, melainkan juga mereka ada yang membimbing Tahfidz, Pidato Bahasa Arab dan Pelatihan Promosi Madrasah berbasis Digital dan Televisi untuk Bapak dan Ibu guru serta Wali murid. Ini menjadi nilai tambah tersendiri bagi keluarga besar MI MULA atas kebersamaannya dengan para mahasiswa PPL STAIM Paciran.

“Para mahasiswa PPL tidak hanya mengejar siswa di kelas saja, melainkan juga mereka ada yang membimbing Tahfidz, Pidato Bahasa Arab, dan Pelatihan Promosi Madrasah berbasis Digital dan Televisi”, Tambah Ma’in

Manis Budiwati, S.Ag dan Marmulik Hidayah, S.Pd selaku guru pamong, menyampaikan harapan dan pesan, agar para mahasiswa PPL di masa mendatang dapat menjadi guru yang idaman yang mengajar para siswa dengan sepenuh hati.

Momen acara perpisahan ditutup dengan penyerahan cendera mata dari mahasiswa PPL kepada pihak sekolah sebagai simbol ikatan silaturahmi yang akan terus terjaga. Serta penyerahan satu buku karya Kepala Madrasah kepada Dosen Pembimbing Lapangan. Selanjutnya sesi foto bersama sebagai buah kenang-kenangan antara mahasiswa PPL dengan Bapak dan Ibu guru MI MULA. Meski masa tugas telah usai, diharapkan sinergi antara STAIM Karangasem dan MI MULA tetap terjalin erat demi kemajuan pendidikan Islam di wilayah Brondong dan sekitarnya.

Penulis: Ratih Octavia, Editor: Ma’in

0
Share this article
Shareable URL
Prev Post

Asah Jiwa Kepemimpinan, MI MULA Gelar Bimbingan Dirigen Perdana Bagi Siswi Kelas 6

Next Post

Meriahkan Panen Melon Ponpes Karangasem, Guru Igaba Brondong Perkuat Silaturahmi dan Edukasi

Read next
0
Share