MuhammadiyahLamongan.com – Hizbul Wathan (HW), salah satu kegiatan ekstrakurikuler wajib di MI Muhammadiyah 07 Sidokelar, kembali menunjukkan komitmennya dalam pengembangan karakter siswa melalui kegiatan pengukuhan ketua kuntum dan Athfal baru. HW, yang merupakan kegiatan kepanduan di luar ruangan, telah menjadi daya tarik tersendiri bagi siswa karena kegiatan ini disajikan dalam format yang menarik dan menyenangkan.
Kegiatan ekstrakurikuler HW Qobilah MI Muhammadiyah 07 Sidokelar dilaksanakan secara rutin setiap Kamis mulai pukul 13.00 WIB, dibimbing oleh dua pembina, Ayunda Saskia dan Ayunda Fatwa, serta di bawah arahan koordinator HW, Ramanda Slamet Mulyono. Pada Kamis (15/8/2024), HW Qobilah MI Muhammadiyah 07 Sidokelar menyelenggarakan upacara pengukuhan yang berlangsung khidmat.
Pengukuhan kali ini mencakup 8 ketua kuntum, terdiri dari 4 ketua kuntum putra dan 4 ketua kuntum putri. Para ketua kuntum putra yang dikukuhkan adalah Dafa, Faiq, Irwan, dan Radit, sementara ketua kuntum putri terdiri dari Shella, Keysha, Keyla, dan Rini. Selain itu, sebanyak 14 Athfal baru juga resmi bergabung dengan keluarga besar HW Qobilah MIM 07 Sidokelar.
Acara yang dihadiri oleh seluruh pandu HW Qobilah MIM 07 Sidokelar, yang berjumlah 92 siswa, serta seluruh dewan guru dan staf tata usaha ini berlangsung dalam bentuk upacara Athfal.
Shella, salah satu ketua kuntum putri, mengungkapkan rasa tantangannya dalam menjalankan amanat tersebut. “Menjadi ketua kuntum adalah sebuah tanggung jawab yang harus saya jalankan. Kami akan selalu kompak dan tampil terbaik,” ujarnya dengan penuh semangat.
Slamet Mulyono, selaku koordinator HW MIM 07 Sidokelar, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya untuk memberikan pengakuan kepada para ketua kuntum yang akan memimpin teman-temannya selama satu tahun ke depan. “Selain pengukuhan ketua kuntum, kami juga mengukuhkan Athfal baru, yang merupakan peralihan dari HW Tunas Athfal (TK) ke HW Athfal (MI). Kami berharap semangat anak-anak semakin meningkat dan HW Qobilah MIM 07 Sidokelar semakin maju,” ungkapnya.
Kepala Madrasah MI Muhammadiyah 07 Sidokelar, Ghozi, menambahkan bahwa HW adalah kegiatan siswa yang sangat positif karena membentuk karakter siswa, termasuk kedisiplinan dan kecintaan terhadap bangsa dan negara. “HW sangat membantu madrasah dalam pembentukan karakter siswa, sehingga sudah selayaknya kegiatan HW menjadi program unggulan di lembaga-lembaga Muhammadiyah,” tuturnya.
Ghozi juga menyampaikan apresiasi kepada semua siswa, pembina, dan guru yang telah mendukung kegiatan tersebut. “Saya mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah melaksanakan kegiatan ini dengan sangat baik. Semoga kegiatan HW semakin maju dan berkembang. Kegiatan siswa adalah kegiatan kita semua,” pungkasnya. (*)
Reporter Ghozi. Editor Fathan Faris Saputro.