MuhammadiyahLamongan.com – Institut Teknologi dan Bisnis Ahmad Dahlan Lamongan (ITBADLA) menggelar Rapat Koordinasi Pergantian Badan Pembina Harian (BPH) periode 2026–2029. Kegiatan ini berlangsung diruang pertemuan kampus 1 ITBAD Lamongan. Senin (10/02/2026)
Rapat koordinasi dipimpin oleh Dr. Darianto, S.E., M.M., dan dihadiri Rektor ITBADLA Lamongan Dr. Hj. Mu’ah, M.M., M.Pd., bersama jajaran pimpinan kampus.Forum tersebut menjadi ruang konsolidasi antara unsur pembina dan rektorat dalam menyikapi agenda transisi kepemimpinan secara terencana dan bertanggung jawab.
Dalam pembahasan rapat, penguatan koordinasi antara BPH dan pimpinan institusi menjadi perhatian utama. Sinergi kepemimpinan dinilai penting untuk menjaga stabilitas organisasi serta memastikan keberlanjutan program strategis kampus, baik di bidang akademik, tata kelola, maupun pengembangan kelembagaan.
Rapat koordinasi ini berlangsung di tengah penguatan kebijakan pendidikan tinggi nasional yang menekankan tata kelola perguruan tinggi yang akuntabel, adaptif, dan berorientasi mutu. Perguruan tinggi didorong untuk memperkuat sistem pengawasan internal, kepemimpinan kolektif, serta kesinambungan kebijakan kelembagaan guna menjawab tantangan peningkatan kualitas akademik, pengelolaan institusi, dan daya saing lulusan di tingkat nasional.
Drs. H. Subagio, S.E., yang menjabat sebagai Ketua Badan Pembina Harian pada periode sebelumnya, turut hadir dalam rapat koordinasi tersebut. Kehadirannya menjadi bagian dari proses transisi kepengurusan sekaligus mencerminkan kesinambungan peran pembinaan dan pengawasan kelembagaan di lingkungan ITBADLA Lamongan.
Rektor ITBADLA Lamongan Dr. Hj. Mu’ah menyampaikan bahwa peran BPH memiliki posisi strategis dalam mendukung pengambilan kebijakan institusi.
“Fungsi pembinaan dan pengawasan yang dijalankan BPH dinilai perlu berjalan seiring dengan komunikasi yang terarah agar kebijakan kampus dapat diterapkan secara efektif dan berkelanjutan,”ujarnya.
Selain membahas arah kebijakan ke depan, rapat koordinasi juga menyoroti pentingnya kesinambungan program akademik dan pengembangan institusi. Proses transisi kepemimpinan diharapkan tidak mengganggu aktivitas akademik maupun pelayanan pendidikan kepada sivitas akademika.
Pembahasan turut menekankan perlunya penguatan sistem koordinasi internal sebagai bagian dari tata kelola perguruan tinggi yang profesional. Dengan koordinasi yang terjaga, setiap keputusan strategis dapat diambil secara terukur dan selaras dengan visi pengembangan institusi.
Rapat koordinasi pergantian BPH periode 2026–2029 ini menjadi momentum konsolidasi internal ITBADLA Lamongan dalam menghadapi tantangan pengelolaan pendidikan tinggi yang semakin kompleks. Dinamika kebijakan nasional dan tuntutan peningkatan mutu pendidikan menuntut kepemimpinan yang solid dan terarah.
Melalui rapat ini, ITBADLA Lamongan menegaskan komitmennya untuk menjalankan proses transisi BPH secara tertib, profesional, dan akuntabel. Sinergi kelembagaan yang dibangun diharapkan menjadi fondasi penguatan tata kelola kampus serta peningkatan daya saing ITBADLA Lamongan di tingkat nasional.
Penulis Yudi Adi Nugroho Editor Lim