Muhammadiyah Lamongan Berkemajuan

Momentum Idulfitri 1447 H, MI MULA Gelar Halalbihalal dan Perkuat Karakter Siswa

MuhammadiyahLamongan.com- Mengawali hari pertama masuk sekolah pasca-libur Lebaran Idulfitri 1447 Hijriyah, MI Muhammadiyah 09 Labuhan (MI MULA) menggelar kajian Islam dan tradisi Halalbihalal di Aula Madrasah, Senin (30/03/2026). Kegiatan ini diikuti dengan antusias oleh seluruh guru, karyawan, serta siswa dari kelas 1 hingga kelas 6.

Dalam kajian tersebut, Ustad Maskun, S.Pd.I, yang juga merupakan guru di MI MULA, hadir sebagai pemateri. Ia menekankan pentingnya memiliki jiwa pemaaf dan memperkuat tali silaturahim sejak dini.

“Diharapkan para siswa tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki karakter pemaaf, saling menyayangi antar sesama teman, serta tetap menghormati guru dan orang tua sebagai kunci utama menjadi siswa yang berakhlak mulia,” ujar Ustad Maskun.

Wakil Kepala Madrasah, Bapak Andi Ali Syahbana, S.Pd, dalam sambutannya turut menyampaikan permohonan maaf lahir dan batin kepada seluruh keluarga besar madrasah. Beliau berharap momentum Syawal ini menjadi titik balik peningkatan kualitas ibadah dan amal saleh harian.

Selain pesan spiritual, Bapak Andi juga memberikan pengingat penting terkait kalender akademik. Mengingat Sumatif Tengah Semester (STS) dan Penilaian Akhir Semester (PAT) akan dimulai pada 5 April 2026 mendatang, ia mengimbau siswa untuk segera kembali fokus belajar.

“Tetap semangat belajar setiap hari. Raihlah prestasi yang dapat membanggakan orang tua dan diri sendiri,” pesan Bapak Andi kepada para siswa.

Rangkaian acara setelah kajian Islam tentang Halalbihalal yakni dilangsungkan saling meminta maaf oleh semua siswa kepada semua Bapak dan Ibu Guru secara bergantian satu persatu. Kegiatan ini bertujuan untuk menghadirkan mendidik para siswa memiliki rasa lapang dada untuk meminta maaf, dan meminta Rida guru atas semua ilmu yang telah diberikan, serta memberi kesan pengalaman berharga antara guru dan siswa melalui foto bersama.

Suasana keakraban semakin terasa di akhir acara. Para dewan guru melaksanakan tradisi makan ketupat bersama, sementara para siswa menikmati bekal makanan yang dibawa dari rumah masing-masing.

Kegiatan makan bersama ini bukan sekadar rutinitas, melainkan simbol kebersamaan, kerukunan, dan semangat saling berbagi rezeki di antara keluarga besar MI MULA. Dengan dimulainya aktivitas sekolah ini, MI MULA siap mencetak generasi yang unggul dalam prestasi dan mulia dalam budi pekerti.

Penulis: Marmulik, Editor: Ma’in

0
Share this article
Shareable URL
Prev Post

Hangat Halalbihalal UMLA 2026, Menguatkan Silaturahmi dan Kolaborasi Kampus

Next Post

Hari Pertama Masuk Sekolah, Siswa dan Guru MadtsaMutu Pondok Modern Ikuti Halalbihalal

Read next
0
Share