Muhammadiyah Lamongan Berkemajuan

IMM Terus Tingkatkan Kapasitas Keilmuan

Kajian keilmuan PC IMM di Gedung Dakwah PCM Paciran

muhammadiyahlamongan.com – Pimpinan Cabang Ikatang Mahasiswa Muhammadiyah (PC IMM) Lamongan, melalui Bidang Riset dan Pengembangan Keilmuan selenggarakan diskusi keilmuan untuk meningkatkan kapasitas keilmuan kader-kader IMM di tingkat komisariat.

Diskusi yang ke depalan kali  digelar di Gedung Dakwah Muhammadiyah Paciran pada Sabtu (15/9) malam dengan mengangkat tema Membangun Nalar Kritis Menjadi Nalar Gerakan.

Menurut Sekretaris Bidang Riset dan Pengembangan Keilmuan PC IMM Lamongan, Nur Agus Rudy, tema ini diangkat tidak lepas dari silabus yang telah disusun bersama.

“Hal itu dilakukan supaya mampu membentuk ulang nalar-nalar kader dalam memahami sesuatu ilmu. Kami berkinginan ilmu tersebut menjadi gerakan yang masif.  Bukan hanya gerakan spontanitas” kata  Nur Agus Rudy

Menurut Agus, panggilan Nur Agus Rudy, mahasiswa itu identik dengan nalar kritis, dan setiap mahasiwa pasti memiliki itu. Dalam catatan sejarah mahasiwa merupakan agen perubahan yang berawal dari nalar-nalar sejarah dan menjadikan nalar gerakan. “Aksi reformasi 1998, itu adalah bukti nalar kritis mahasiswa” tandas Agus

Pada pertemuan tersebut mendatangkan narasumber  mantan pimpinan DPD IMM Jatim, asli Madura,  Abdul Majid Tamum. Menurut Majid nalar kritis adalah keresahan sosial, dan untuk menjadi nalar gerakan dibutuhkan proses dan pematangan dalam keresahan-keresahan sosial yang ada.

 “Sebagai seorang kader IMM, ia harus bisa menjadikan keresahan-keresahan itu menjadi gerakan yang konkrit. Gerakan yang tidak hanya mengatasi keresahan hanya sementara saja” papar Majid yang saat ini menjadi pengerak Gerakan Berjamaah melawan Korupsi dan Prostitusi (GARANSI) Tuban. (Agus/red)

0
Share this article
Shareable URL
Prev Post

Pererat Tali persaudaraan, PRM Sumberejo Gelar Pawai Ta’aruf Peringati Pergantian Tahun Hijriah

Next Post

Panti Asuhan Aisyiyah Babat Gandeng Polantas Sosialisasikan Tertib Lalulintas ke Anak-anak Panti

Read next
0
Share