MuhammadiyahLamongan.com – Suasana hening bercampur penuh konsentrasi tampak memenuhi ruang A-204 Universitas Muhammadiyah Lamongan saat lomba kaligrafi digelar dalam rangka Joko Tingkir Literacy Camp Competition 1 Tahun 2026, Jumat (8/5/2026). Selama dua jam, mulai pukul 15.00 hingga 17.00 WIB, para peserta sibuk menuangkan ide dan ketelitian melalui goresan seni Islami di atas kertas gambar yang telah disediakan panitia.
Sebanyak 16 peserta dari kategori putra dan putri mengikuti perlombaan tersebut. Mereka merupakan siswa aktif SMA/SMK/MA Muhammadiyah dari berbagai daerah di Jawa Timur yang tergabung dalam kegiatan kemah literasi tahunan itu.
Panitia menyediakan media utama berupa kertas gambar, sedangkan peserta diminta membawa perlengkapan penunjang secara mandiri, mulai dari krayon, pensil warna, spidol, hingga alat gambar lain yang mendukung proses pengerjaan kaligrafi. Ketentuan itu membuat setiap peserta memiliki ruang berekspresi dengan gaya dan karakter visual masing-masing.
Sejak perlombaan dimulai, peserta tampak serius menyusun komposisi tulisan, memilih warna, hingga merancang detail ornamen kaligrafi. Ruang lomba berlangsung kondusif dengan pengawasan panitia dan juri yang memastikan seluruh peserta mengikuti aturan perlombaan secara tertib.
Penilaian lomba dilakukan oleh Ayunda Fillah selaku juri. Aspek yang dinilai meliputi kerapian tulisan, kreativitas, kesesuaian tema, serta perpaduan warna dalam hasil karya peserta.
Salah satu peserta, Syeril, mengaku antusias mengikuti perlombaan karena sesuai dengan minatnya di bidang seni lukis.
“Saya suka seni lukis, dan saya harap ide ini bisa membawa pulang piala yang bisa saya banggakan,” ujar Syeril.
Antusiasme peserta terlihat sejak awal hingga akhir kegiatan. Selama perlombaan berlangsung, tidak ditemukan kendala berarti, baik dari sisi teknis maupun pelaksanaan acara. Panitia juga terus memastikan kebutuhan peserta terpenuhi agar proses lomba berjalan lancar.
Lomba kaligrafi menjadi salah satu cabang kompetisi yang tidak hanya menonjolkan kemampuan seni, tetapi juga melatih ketelitian, kesabaran, dan kreativitas peserta dalam bidang literasi Islami. Melalui kegiatan tersebut, peserta diberi ruang untuk menampilkan bakat sekaligus memperkuat kecintaan terhadap seni kaligrafi sebagai bagian dari tradisi keislaman.
Berlangsungnya lomba secara tertib dan lancar turut menambah semarak rangkaian kegiatan Joko Tingkir Literacy Camp Competition 1 Tahun 2026 yang digelar selama tiga hari di lingkungan UMLA. (*)
Penulis : Nova Aquila Salsabila Cahyono | Editor : Fathan Faris Saputro