Muhammadiyah Lamongan Berkemajuan

Kapolsek Brondong Ingatkan Murid MATSAGA tentang Lima Bahaya Kenakalan Remaja

MuhammadiyahLamongan.com – Kenakalan remaja menjadi perhatian serius yang membutuhkan keterlibatan berbagai pihak, termasuk sekolah dan kepolisian. Untuk mencegah murid terjerumus dalam perilaku negatif, Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Brondong Ahmad Zainudin, S.H., mengingatkan pentingnya menjauhi narkoba, pergaulan bebas, knalpot brong, perundungan, dan judi daring.

Pesan tersebut disampaikan Ahmad Zainudin saat bertindak sebagai pembina upacara bendera di MTs Muhammadiyah 3 Sedayulawas (MATSAGA), Senin (19/10/2026). Upacara yang berlangsung di halaman madrasah itu diikuti oleh seluruh guru, tenaga kependidikan, dan murid MATSAGA dengan tertib dan khidmat.

Dalam amanatnya, Ahmad menegaskan bahwa kelima bentuk kenakalan tersebut perlu diwaspadai karena dapat berdampak buruk terhadap masa depan generasi muda.

“Ada lima hal yang saat ini menjadi penyakit di kalangan remaja dan wajib kalian hindari. Pertama, narkoba; kedua, pergaulan bebas; ketiga, knalpot liar atau knalpot brong; keempat, perundungan; dan kelima, judi daring,” tegasnya di hadapan peserta upacara.

Ia menjelaskan, setiap perilaku tersebut memiliki konsekuensi yang tidak boleh dianggap sepele. Penyalahgunaan narkoba dapat merusak kesehatan dan masa depan. Sementara itu, judi daring berisiko menimbulkan kerugian ekonomi dan mengganggu kondisi psikologis. Penggunaan knalpot brong juga dapat mengganggu ketertiban masyarakat, sedangkan perundungan berpotensi menimbulkan dampak psikologis bagi korban.

“Jangan pernah mencoba-coba,” pesannya.

Selain mengingatkan berbagai risiko tersebut, Ahmad menyampaikan empat pesan kepada murid MATSAGA sebagai langkah membangun karakter dan mencegah kenakalan remaja.

“Pertama, belajarlah dengan sungguh-sungguh. Kedua, taat dan patuh kepada orang tua dan guru. Ketiga, bijak dalam menggunakan media sosial, jangan mudah terprovokasi dan jangan menyebarkan hal negatif. Keempat, ingatlah bahwa di pundak anak-anak sekalian, generasi bangsa ini akan dilanjutkan,” tuturnya.

Pihak MTs Muhammadiyah 3 Sedayulawas menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kehadiran Kapolsek Brondong dalam kegiatan tersebut. Kehadiran kepolisian di lingkungan madrasah dinilai menjadi bagian dari upaya edukasi dan pencegahan terhadap berbagai bentuk kenakalan remaja.

Melalui sinergi antara madrasah dan kepolisian, MATSAGA berharap dapat menumbuhkan generasi muda yang disiplin, berakhlak mulia, bijak dalam memanfaatkan media sosial, serta mampu menjauhi perilaku yang merugikan diri sendiri maupun orang lain. (*)

Penulis : M. Kholis | Editor : Fathan Faris Saputro

1
Share this article
Shareable URL
Prev Post

MI Muga Bulubrangsi Bangun Karakter Qur’ani lewat Tasmi’ Al-Qur’an

Next Post

PCNA Glagah Berpartisipasi dalam Musywil XIII Nasyiatul Aisyiyah Jawa Timur

Read next
0
Share