muhammadiyahlamongan-Pandu HW pintar simapore itu hal biasa. Pandu HW dalam PBB itu biasa-biasa saja. Pandu HW mengupas hasil karyanya itu baru luar biasa. Ini kalimat yang memotivasi pandu Hizbul wathan Lamongan untuk menulis dan berkarya.
Ada enam judul buku karya pandu hizbul wathan Lamongan dengan tema semangat ceria pandu Hizbul wathan, Berkemah itu asyik, Jeritan kaum fakir, Dewan sughli sejati, Tanah air kita adalah pinjaman anak cucu kita bukan warisan nenek moyang kita dan jejak sejarah HW lamongan.
Buku yang dicetak ditulis oleh: Dewan sughli daerah Lamongan, pandu antfal HW Lamongan, pandu pengenal HW Lamongan, Fathan Faris Saputro dan Muhammad Allam Imaduddin Zaki dan Fathurrahim Syuhadi
Semua judul buku tesebut, dilaunching pada acara pembukaan musyawarah daerah (musyda) Hizbul wathan Kwartir Daerah (KWARDA) Lamongan di SMAM 5 Karangeneng, Sabtu (1/2/2020).
“Saya mengapresiasi dengan dilaunching buku produktif karya menulis hari ini. Semoga priode ke depan semakin banyak buku produktif yang ditulis pandu Hizbul wathan khususnya HW Lamongan dan semua buku ini nantinya akan kami beri katalog di perpustakaan daerah Lamongan,” kata Kandam, S Pd M Pd, saat memberi kata sambutan dihadapan 145 lebih peserta musyda HW Lamongan.
Saya mengajak, lanjutnya, seluruh yang hadir ini untuk menyukseskan program literasi di Lamongan. Karena, menurutnya, gerakan literasi merupakan keniscayaan yang harus diterima. Sehingga seluruh pihak wajib belajar untuk menyesuaikan perkembangan kemajuan literasi.
“Perkembangan yang terus digeliatkan oleh KWARDA HW Lamongan tidak bisa dihindari bagi kita yang hidup di zaman digitalisasi seperti saat ini, ” harapnya. Kegiatan spererti ini membuat pandu HW gemar menulis dan membaca. Sehingga mereka lebih produktif lagi.
Ketua Kwarda HW lamongan, Fathurrahim Syuhadi mengatakan sengaja memaja pajang agar para peserta dan pandu HW lamongan khususnya bisa melihat karya buku tersebut.
Fathan Faris Saputro, salah satu penulis yang buku-nya dilaunching, tidak dapat menyembunyikan rasa senang-nya. yang guru di MTs Muhammadiyah 2 Paciran (madtsamuda) paciran ini, berterimakasih kepada ramanda Fathurrahim Syuhadi atas pendampingan selama ini sampai buku diterbitkan.
“Alhamdulillah karya saya dilaunching waktu musyda HW Lamongan,” kata Faris yang karya-nya menjuarai lomba yang diadakan kemenag Lamongan ini.
Selamat dan sukses. Terus menulis. Berkarya dan berprestasi. Ingat kita mulia itu karena karya. (HW)