MuhammadiyahLamongan.com – Dalam acara penutupan Musyawarah Cabang (Musycab) ke-9 Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah Sugio yang diselenggarakan di SMAM 10 Sugio pada Ahad, (4/6/2023), Bendahara PDM Lamongan, H. Subagio, mengungkapkan pentingnya kebersamaan dan kekompakan dalam membangun keluarga persyarikatan yang harmonis.
Dalam pidato sambutannya, H. Subagio menekankan perlunya saling menjual kebaikan tanpa menikung serta memperkuat ikatan kebersamaan di antara anggota. Ia menjelaskan bahwa dalam rumah tangga organisasi, setiap individu harus berjalan seiring demi kebahagiaan bersama.
“Rumah tangga persyarikatan kita tidak boleh menikung dan menjual keburukan. Kita harus memastikan terciptanya keluarga yang harmonis dan terhindar dari keretakan,” tegas H. Subagio dalam sambutannya.
Dalam upaya membangun kebersamaan dan menjual kebaikan, H. Subagio mengajak seluruh peserta untuk menjadi panutan bagi semua elemen dalam persyarikatan. Ia juga menegaskan pentingnya menjadi panutan bagi pimpinan yang berada di bawah agar dapat menjalankan tugas sesuai arahan dengan baik.
Musyawarah Cabang ini merupakan momentum penting bagi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah Sugio untuk memperkuat kebersamaan dan kekompakan dalam menjalankan tugas organisasi. Dalam pertemuan tersebut, dihadiri oleh anggota dari berbagai tingkatan dan juga dihadiri oleh pimpinan Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah tingkat kabupaten.
Dalam kesempatan tersebut, juga dilakukan evaluasi atas pencapaian-pencapaian yang telah diraih oleh Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah Sugio dalam periode sebelumnya. Selain itu, dibahas pula program-program kerja yang akan dijalankan untuk periode selanjutnya, dengan tujuan untuk terus memajukan persyarikatan dan masyarakat sekitar.
Diharapkan dengan semangat kebersamaan dan komitmen yang tinggi, Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah Sugio dapat terus berkontribusi dalam membangun masyarakat yang lebih baik dan memperkuat ukhuwah islamiyah di Lamongan.
Dalam lanjutan sambutannya, H. Subagio juga menekankan pentingnya menjaga kerukunan dalam rumah tangga persyarikatan. Ia mengajak semua anggota untuk menghindari perpecahan dan konflik yang dapat mengganggu keharmonisan dalam organisasi.
“Keretakan dalam rumah tangga dapat menghambat kemajuan kita. Oleh karena itu, mari kita bangun kebersamaan dan saling menghormati satu sama lain,” ujar H. Subagio.
Selain itu, H. Subagio juga mengajak semua anggota untuk menjadikan kebaikan sebagai prinsip utama dalam setiap tindakan dan keputusan. Ia mengingatkan bahwa sebagai anggota Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah, mereka harus menjadi contoh dan panutan dalam menjalankan ajaran agama serta nilai-nilai persyarikatan.
“Masyarakat harus melihat kita sebagai orang-orang yang mengedepankan kebaikan dan kejujuran. Jadilah teladan yang baik dalam segala aspek kehidupan,” tandas H. Subagio.
Dalam kesempatan itu, H. Subagio juga memberikan apresiasi kepada semua anggota yang telah berkontribusi dalam Musyawarah Cabang ke-9 Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah Sugio. Ia menyampaikan rasa terima kasih atas kerja keras dan dedikasi yang telah ditunjukkan.
“Kami berterima kasih kepada seluruh anggota yang telah berpartisipasi aktif dalam Musyawarah Cabang ini. Semua usaha dan kontribusi kita akan menjadi landasan untuk terus bergerak maju menuju cita-cita bersama,” ucap H. Subagio dengan penuh semangat.
Dengan semangat kebersamaan, kekompakan, dan komitmen yang tinggi, H. Subagio berharap Musyawarah Cabang ke-9 Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah Sugio dapat menjadi momentum yang memperkuat persatuan dan kesatuan dalam organisasi. Ia mengajak semua anggota untuk terus berkolaborasi dan bekerja keras demi tercapainya tujuan bersama.
Reporter : Moch. Muzaki