MuhammadiyahLamongan.com – Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Labuhan Kecamatan Brondong menggelar shalat Idul Adha 1444 Hijriyah yang diselenggarakan di tanah lapang Muhammadiyah pada hari Rabu (28/6/2023). Ribuan jamaah, baik laki-laki maupun perempuan, berkumpul untuk melaksanakan shalat tersebut.
Wakil Ketua Pimpinan Ranting Muhammadiyah Labuhan bidang tabligh, H. Slamet, mengungkapkan bahwa shalat Idul Adha tahun ini diikuti oleh sekitar 2000 jamaah yang berkumpul di tanah lapang Muhammadiyah Labuhan. Sebelum shalat dimulai, takbir berkumandang sebagai tanda pembukaan, diikuti dengan pengumuman hasil hewan kurban, baik sapi maupun domba atau kambing. Shalat Idul Adha kemudian dilaksanakan pada pukul 06.10 WIB, dipimpin oleh imam dan khotib Ustad Muttaqin Nurlam dari Brondong.
Abdullah Tsani Muttaqin, ketua panitia Idul Adha tahun ini, mengumumkan hasil perolehan hewan kurban yang ditangani oleh panitia. Sebanyak 20 sapi dan 42 ekor kambing atau domba telah dikurbankan oleh jamaah Idul Adha, baik melalui sistem kelompok patungan maupun perorangan.
Dalam khotbahnya, Ustad Muttaqin Nurlam mengajak jamaah untuk menguatkan keimanan kepada Allah SWT dan tidak mempersekutukan-Nya dengan apapun. Ia juga memberikan motivasi agar bulan Dzulhijjah tahun ini menjadi waktu yang paling baik dan mulia untuk berbuat amal shalih sepanjang tahun. Selanjutnya, ustad Muttaqin mengingatkan jamaah agar tidak melupakan dua nikmat utama, yaitu nikmat sehat dan nikmat lapang rezeki. Ia menekankan pentingnya bersyukur atas segala nikmat yang Allah anugerahkan kepada setiap manusia. Menurutnya, salah satu indikator kesyukuran seseorang adalah melaksanakan shalat dan menyembelih hewan kurban.
Pesan terakhir dalam khutbah tersebut menekankan bahwa setiap Muslim dan Mukmin memiliki kewajiban untuk melaksanakan amar ma’ruf nahi munkar, baik dalam kehidupan pribadi, keluarga, maupun masyarakat. Kewajiban tersebut bukan hanya menjadi tanggung jawab para pemimpin agama, tetapi juga menjadi tanggung jawab setiap Muslim. Khotbah diakhiri dengan doa kepada Allah SWT. (*)
Reporter Ma’in. Editor Fathan Faris Saputro.