MuhammadiyahLamongan.com – Sebanyak 70 bungkus nasi dibagikan kepada masyarakat di Pendopo Lokatantra Kabupaten Lamongan, Selasa (6/10/2026) sore. Kegiatan sosial tersebut digelar Komunitas Pejuang Nasi Lamongan bersama Unit Kegiatan Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Disaster and Emergency (UKM UMDC) Universitas Muhammadiyah Lamongan (UMLA).
Pembagian nasi gratis dimulai sekitar pukul 16.00 WIB. Relawan dari kedua komunitas menyasar masyarakat yang berada di sekitar Pendopo Lokatantra untuk menerima makanan yang telah disiapkan.
Bagi Komunitas Pejuang Nasi Lamongan dan UKM UMDC UMLA, kegiatan tersebut tidak sekadar menjadi agenda berbagi makanan. Kegiatan ini juga menjadi ruang untuk menumbuhkan kepedulian sosial sekaligus mempertemukan relawan dengan masyarakat yang menghadapi beragam tantangan dalam memenuhi kebutuhan keluarga.
Ketua Komunitas Pejuang Nasi Lamongan menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang selama ini mendukung kegiatan berbagi. Menurut dia, keberlangsungan gerakan sosial tersebut tidak terlepas dari kontribusi para donatur, baik dalam bentuk uang maupun nasi.
“Terima kasih kepada seluruh donatur yang selama ini telah memberikan dukungan, baik berupa uang maupun nasi. Semoga kebaikan yang diberikan dapat terus menjadi kebermanfaatan bagi masyarakat,” ujarnya.
Ia berharap anggota komunitas tetap konsisten menjalankan kegiatan sosial dan memperluas jejaring dengan berbagai komunitas. Menurut dia, kolaborasi antarkomunitas penting untuk menjaga keberlanjutan gerakan sosial sekaligus memperluas jangkauan penerima manfaat.
“Semoga anggota komunitas tetap konsisten dalam kegiatan berbagi serta terus membangun relasi sebanyak-banyaknya dengan komunitas lain,” katanya.
Kolaborasi dengan berbagai pihak, lanjut dia, menjadi salah satu cara untuk memperkuat gerakan sosial di tengah masyarakat. Semakin luas jejaring yang dibangun, semakin besar pula peluang kegiatan berbagi menjangkau masyarakat yang membutuhkan.
Sementara itu, anggota UKM UMDC UMLA, M. Miftaqul Ulum, mengatakan kegiatan tersebut memberikan pengalaman sekaligus pembelajaran bagi anggota UMDC. Keterlibatan secara langsung dalam kegiatan sosial membuat mereka dapat melihat kondisi masyarakat dari dekat.
Menurut dia, kegiatan berbagi memberikan manfaat bukan hanya kepada masyarakat yang menerima makanan, tetapi juga kepada para relawan. Mereka belajar memahami perjuangan orang-orang yang bekerja untuk memenuhi kebutuhan keluarganya.
“Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi UKM UMDC. Dari kegiatan ini kami sadar bahwa para pencari nafkah sedang berjuang untuk keluarganya. Semangat untuk bapak dan ibu pejuang keluarga,” ujarnya.
Selama kegiatan berlangsung, anggota Komunitas Pejuang Nasi Lamongan dan UKM UMDC UMLA berinteraksi langsung dengan masyarakat. Para relawan juga memastikan proses pembagian 70 bungkus nasi berlangsung tertib.
Bagi UKM UMDC UMLA, keterlibatan dalam kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya menanamkan nilai kepedulian, empati, dan kerelawanan kepada anggota. Pengalaman turun langsung ke tengah masyarakat diharapkan dapat mendorong mereka untuk lebih peka terhadap persoalan sosial di lingkungan sekitar.
Kolaborasi dengan Komunitas Pejuang Nasi Lamongan juga diharapkan tidak berhenti pada kegiatan tersebut. Kedua pihak diharapkan dapat terus membangun kerja sama dalam berbagai kegiatan sosial sehingga semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaat dari gerakan berbagi. (*)
Penulis : Nova Aquila Salsabila | Editor : Fathan Faris Saputro