MuhammadiyahLamongan.com – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan SMK Muhammadiyah 6 Modo Lamongan. Dua siswinya berhasil meraih Juara 1 Lomba Esai Tingkat Nasional yang diselenggarakan oleh Fakultas Vokasi Universitas Airlangga. Rabu (30/09/2026)
Prestasi tersebut diraih oleh Amelia Putri Febriana, siswi kelas XII ATPH, dan Dini Devita Sari, siswi kelas XII ATR. Keduanya mengangkat karya berjudul “Sonaternak: Deteksi Dini Stress dan Cekaman Panas pada Ayam Petelur Berbasis Bioakustik Sederhana sebagai Wujud Kesejahteraan Ternak Rakyat.”
Karya tersebut menawarkan gagasan inovatif berupa pemanfaatan bioakustik sederhana untuk membantu mendeteksi kondisi stres dan cekaman panas pada ayam petelur.
Gagasan ini berangkat dari persoalan kesejahteraan ternak, terutama pada peternakan rakyat, karena kondisi lingkungan dan tingkat stres dapat memengaruhi kesehatan serta produktivitas ayam.
Melalui konsep Sonaternak, Amelia dan Dini mencoba memanfaatkan perubahan suara atau vokalisasi ayam sebagai salah satu indikator untuk mengenali kondisi ternak.
Pendekatan ini diharapkan dapat menjadi alternatif deteksi dini yang sederhana dan lebih mudah diterapkan dalam konteks peternakan rakyat. Gagasan tersebut sekaligus menunjukkan bagaimana pendidikan vokasi dapat mendorong siswa untuk tidak hanya menguasai keterampilan teknis, tetapi juga mampu mengamati persoalan, berpikir kritis, melakukan inovasi, dan menawarkan solusi berdasarkan bidang yang dipelajari.
Kolaborasi yang Menghasilkan Prestasi
Keberhasilan Amelia dan Dini tidak terlepas dari peran M. Taufiq Hidayat., S.Pt selaku pembimbing. Melalui proses pendampingan dan diskusi, gagasan yang mereka miliki dikembangkan menjadi karya esai yang sistematis dan mampu bersaing dalam kompetisi tingkat nasional.
Bagi SMK Muhammadiyah 6 Modo Lamongan, pencapaian tersebut menjadi motivasi untuk terus mengembangkan budaya literasi, riset, dan inovasi di lingkungan sekolah. Raihan ini juga membuktikan bahwa siswa SMK memiliki peluang yang luas untuk berprestasi dalam bidang akademik dan inovasi di tingkat nasional.
Lebih dari sekadar penghargaan, kemenangan Amelia dan Dini menjadi gambaran bahwa ide kreatif dari lingkungan sekolah dapat berkembang menjadi gagasan yang bernilai dan kompetitif. Karya Sonaternak membawa isu kesejahteraan ternak ke dalam perspektif inovasi sederhana yang dekat dengan kebutuhan masyarakat.
Prestasi tersebut diharapkan menjadi inspirasi bagi siswa lainnya untuk berani mengembangkan potensi, mengikuti kompetisi, dan menghasilkan karya yang memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar.
Guru pembimbing SMK Muhammadiyah 6 Modo Lamongan,M. Taufiq Hidayat., S.Pt menyampaikan apresiasinya dalam pencapaian lomba tersebut,
“Selamat, terus berkarya, terus berinovasi, dan terus menginspirasi pelajar lainnya. dari SMK Modo untuk Indonesia,”terangnya.
Prestasi ini menjadi bukti bahwa sebuah karya tidak lahir secara instan. Ketekunan, proses belajar, keberanian menuangkan ide, serta bimbingan yang tepat menjadi bagian penting dalam perjalanan meraih prestasi.
Penulis Endang Ratnasari Editor Lim