Muhammadiyah Lamongan Berkemajuan

Ada Yang Beda Pondok Romadhon Siswa MIM 08 Tulung

MuhammadiyahLamongan.com – Kegiatan pondok ramadhan yang diselenggarakan MI Muhammadiyah 08 Tulung Kec. Pucuk selama 4 hari berturut-turut menuai reaksi. Kegiatan pondok ramadhan ini dimulai sejak hari Senin tanggal 18 April 2022 hingga hari Kamis tanggal 21 April 2022 bertempat di perguruan Muhammadiyah 08 Tulung. Kegiatan ini di ikuti oleh siswa kelas 1 sampai kelas 6 yang jumlah keseluruannya 53 siswa.

Alif Ariyanti selaku ketua panitia kegiatan pondok ramadhan di Madrasah ini mengatakan bahwa kegiatan bulan ramadhan kali ini MIM 08 Tulung melaksanakan pondok ramadhan seperti tahun-tahun sebelumnya. Namun ada yang beda, karena materi Islam Moderat disuguhkan dalam rangkaian acara pondok ramadhan saat ini. Mengingat anak-anak zaman sekarang lebih senang berguru pada media sosial.

“Islam Moderat sengaja kami suguhkan untuk mengenalkan siswa pada ajaran Islam yang sebenarnya. Dalam era digital ini anak-anak memperoleh informasi dari berbagai sumber terutama melalui internet, media sosial, game, dll. Dalam memahami ajaran Islam anak-anak usia MI lebih peka terhadap hal-hal yang bersifat kongkrit atau nyata yang bisa disaksikan secara kasat mata. Sedangkan media sosial kadangkala menyuguhkan/ mengshare video-video lelucon yang berkaitan dengan pelaksanaan rukun ibadah yang salah dan anehnya video yang salah dalam ibadah pada sebagian anak ini malah di contoh dan dipraktekkan dalam ibadah shalatnya. Dan hal yang salah ini perlu kami benahi dengan yang benar dan perlu kami tunjukkan pada siswa sesuatu yang tidak ada tuntunan ibadahnya dari Nabi Muhammad hendaklah jangan dicontoh atau dilaksanakan” tambah Alif yang juga salah satu dewan guru di MIM 08 Tulung ini.

Sedangkan A.Masyhuri selaku kepala madrasah memaparkan tujuan pondok ramadhan dilaksanakan untuk memperdalam pengetahuan siswa tentang agama dan praktek ibadah secara benar. Selain itu pondok ramadhan ini juga diharapkan melatih siswa untuk mandiri dan peka terhadap sekelilingnya. Mandiri karena siswa diajak menginap atau tidur disekolahan yang jauh dari orang tua selayaknya santri yang mondok di pesantren. Pada hari terakhir siswa diajak membagikan zakat fitrahnya door to door pada anak yatim dan dhuafa dilingkungan sekitar sekolahan dan pada teman-temannya yang memenuhi syarat sebagai mustahiq zakat.

Reaksi dari kegiatan pondok ramadhan ini saat peserta kegiatan di ajak praktek shalat berjama’ah di Masjid. Banyak gerakan shalat yang salah dan bacaan shalat yang belum benar. Saat diingatkan oleh dewan guru selaku pembimbing kegiatan, siswa-siswi ini malah berdalih menyontoh di tiktok. Gerakan shalat dijadikan bahan mainan dan senda gurauan.

Selain materi praktek shalat, Aqidah Akhlak, Islam Moderat, Thoharoh, Zakat dan Kemuhammadiyahan kegiatan ini juga mengajak siswa untuk bermain game sebagai materi hiburan. Kegiatan game yang di pandu Teguh Asy’ari guru PJOK ini menghibur siswa untuk selalu riang gembira dan menghadapi ujian berupa soal pertanyaan materi dari narasumber diharapkan dapat dijawab dan dijalani dengan baik dan benar. (Listi Iklimah)

1
Share this article
Shareable URL
Prev Post

Guru Ngaji Di Mantub Menerima ZIS

Next Post

Wujudkan Jiwa Keislaman dan Kepemimpinan, SMP Muhammadiyah 30 Ngimbang Adakan Baitul Arqam

Read next
0
Share