Redaksi muhammadiyahlamongan.com menyajikan suguhan dakwah media massa yang sejuk, Islami dan berkemajuan. Berbasis komunitas dan berpedoman pada tujuan persyarikatan Muhammadiyah.

Asah Kemampuan Kader, Digelar Olimpiade Hizbul Wathan (HW) di PONPES Karangasem Paciran

1 min read

muhammadiyahlamongan-Olimpiade Hizbul wathan (HW) Arsy Tahun pembukaan digelar di Aula PONPES Karangasem Paciran Lamongan. Olimpiade kali ini diikuti sebanyak 22 qobilah dari sekolah Lamongan dan Gresik.

Pagelaran ini dibuka Kabag pendidikan PONPES Karangasem, Fatih Futhoni, Sedangkan lomba yang digelar dalam olimpiade ini berupa kegiatan pandu HW. Seperti baris berbaris, parade simaphore, tadabbur alam, dan sandi bendera.

Pembina Hizbul wathan (hw) Madtsamuda Hasan Ubaidillah menyampaikan, kegiatan olimpiade Arsy ini mempunyai beberapa tujuan.

“Salah satu tujuan kegiatan ini adalah untuk mengukur potensi dan kemampuan terbaik siswa SD maupun MI di tiap daerah. Lomba akademik dan nonakademik diharapkan mampu mengasah kemampuan siswa,” kata Hasan Ubaidillah.

Momen ini, lanjutnya juga menjadi evaluasi dan pembuktian proses belajar mengajar maupun program unggulan tiap SD/MI.

Sementara itu, Koord KTI Kwarda HW lamongan Fathan Faris Saputro menambahkan, sekolah Muhammadiyah wajib mencetak kader persyarikatan melalui Hizbul Wathan.

”Karena kita yakin rintisan Jenderal Soedirman tercipta di Perguruan Muhammadiyah,” ujarnya.

Kegiatan olimpiade HW Arsy ini patut kita apresiasi, karena madtsamuda menyelenggarakan olimpiade Soedirman sudah terlaksana empat kali.

Olimpiade ini juga dimanfaatkan pedagang untuk menjajahkan barang daganganya. Mereka menjual aneka makanan dan minuman seperti es, gorengan dan lainnya.

Seorang pedagang, Imron mengatakan, setiap ada kegiatan besar selalu menjajakan minuman es milo dan lainnya di lokasi tersebut. Ia menggelar dagangannya di halaman rumah warga.

”Saya menyiapkan tiga kali lipat porsi pada hari ini. Alhamdulillah ada kegiatan besar yang diadakan Madtsamuda,” katanya.
Menurutnya, adanya olimpiade ini menjadi berkah tersendiri baginya. Pasalnya, dagangannya laku, dia bisa meraup cukup banyak pembeli.
”Es milo sangat banyak peminat. Es ini menjadi primadona bagi warga Paciran maupun peserta yang hadir,” ujarnya.

Selain pedagang es dan gorengan, di beberapa sudut jalan juga banyak pedagang yang menjual makanan seperti sempol, sosis, kudapan lainnya.

Salah seorang pembeli, Safa, menyebutkan, es dan pentol enak. ”Es milo memang segar, apalagi diminum saat mengikuti olimpiade seperti ini,” katanya. (Fathan Faris Saputro)

Redaksi muhammadiyahlamongan.com menyajikan suguhan dakwah media massa yang sejuk, Islami dan berkemajuan. Berbasis komunitas dan berpedoman pada tujuan persyarikatan Muhammadiyah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *