MuhammadiyahLamongan.com – Perkemahan Ceria Pandu Athfal (CPA) Hizbul Wathan se-Kabupaten Lamongan tidak hanya menjadi ruang bagi peserta untuk belajar dan mengembangkan keterampilan kepanduan. Kegiatan yang diselenggarakan Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Kepanduan Hizbul Wathan (HW) Lamongan pada Jumat–Ahad (23–25 Oktober 2026) di Lapangan Tlogo, Ploso, Payaman, Kecamatan Solokuro, Kabupaten Lamongan, itu juga menjadi ajang pemberdayaan ekonomi kader melalui bazar usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Pimpinan Ranting Nasyiatul ‘Aisyiyah (PRNA) Palirangan turut berpartisipasi dengan membuka stan bazar yang menyediakan beragam makanan dan minuman hasil olahan para kader. Kehadiran stan tersebut menambah semarak perkemahan sekaligus menyediakan pilihan konsumsi bagi peserta dan pengunjung.
Dengan spanduk bernuansa hijau serta dekorasi merah dan kuning, stan UMKM PRNA Palirangan menarik perhatian pengunjung. Sejumlah peserta berseragam Hizbul Wathan tampak mendatangi stan untuk membeli makanan dan minuman di sela-sela rangkaian kegiatan.
Berbagai produk ditawarkan, mulai dari seblak, pentol, martabak, es teh, hingga es blewah. Produk-produk tersebut merupakan hasil olahan para kader Nasyiatul ‘Aisyiyah Palirangan. Melalui bazar ini, mereka berupaya memperkenalkan produk usaha sekaligus memperluas jangkauan pemasaran.
Salah satu daya tarik stan tersebut adalah aneka minuman segar yang ditawarkan kepada pengunjung. Seorang Ramanda, sapaan bagi pembina putra dalam lingkungan Hizbul Wathan, memberikan tanggapan positif terhadap minuman yang disajikan.
“Esnya segar dan manis tanpa pemanis tambahan,” ujarnya.
Keikutsertaan PRNA Palirangan dalam bazar ini tidak semata-mata berorientasi pada aktivitas ekonomi. Kegiatan tersebut juga menjadi sarana bagi para kader untuk mengembangkan keterampilan berwirausaha, membangun kerja sama, serta melatih tanggung jawab dalam mengelola usaha secara bersama-sama.
Di tengah perkemahan yang mempertemukan peserta dari berbagai wilayah di Kabupaten Lamongan, keberadaan bazar turut membuka ruang interaksi sosial. Pertemuan antara penjaga stan, peserta, dan pengunjung menjadi bagian dari dinamika kegiatan yang mempererat kebersamaan di lingkungan persyarikatan.
PRNA Palirangan melalui Atik Nasyiatun Nasifah menyampaikan apresiasi kepada seluruh ayunda dan kader yang telah berpartisipasi dalam menyukseskan kegiatan bazar. Kontribusi berupa tenaga, waktu, dan keterampilan diharapkan dapat memperkuat semangat gotong royong sekaligus mendorong keberlanjutan program pemberdayaan ekonomi kader.
Melalui partisipasi ini, PRNA Palirangan berharap semangat berorganisasi dan berwirausaha di kalangan kader Nasyiatul ‘Aisyiyah semakin berkembang. Pengalaman mengelola bazar juga diharapkan menjadi bekal bagi para kader untuk membangun usaha yang lebih mandiri dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
Keterlibatan UMKM PRNA Palirangan dalam perkemahan CPA Hizbul Wathan se-Kabupaten Lamongan menunjukkan bahwa kegiatan kepanduan dapat menjadi ruang bagi tumbuhnya berbagai potensi, termasuk di bidang kewirausahaan. Semangat kebersamaan yang terbangun diharapkan tidak berhenti setelah perkemahan usai, tetapi berlanjut melalui kegiatan pemberdayaan yang berkelanjutan.
Bagi PRNA Palirangan, setiap ikhtiar untuk mengembangkan potensi kader dan mendukung kegiatan organisasi merupakan bagian dari upaya menghadirkan manfaat bagi sesama. Semangat bergerak bersama, berdaya melalui usaha, dan berkontribusi bagi umat menjadi landasan untuk terus mengembangkan peran organisasi di tengah masyarakat.
PRNA Palirangan: Bergerak, Berdaya, dan Bermanfaat bagi Umat. Semoga lelah menjadi lillah. (*)
Penulis : Nudrotul Aini | Editor : Fathan Faris Saputro