MuhammadiyahLamongan.com– SD Muhammadiyah 1 Turi (SD Musari) terus menanamkan budaya literasi kepada peserta didik melalui program Budaya Cinta Literasi Musari. Kegiatan yang dilaksanakan pada Rabu (29/7/2026) saat mata pelajaran Bahasa Indonesia ini diikuti oleh seluruh siswa Kelas 5 sebagai upaya membangun kebiasaan membaca sekaligus meningkatkan kemampuan berkomunikasi.
Dalam program ini, setiap siswa membawa sebuah buku cerita dari rumah untuk dipinjam dan dibaca selama satu pekan. Setelah selesai membaca, buku dibawa kembali ke sekolah dan setiap siswa secara bergiliran maju ke depan kelas untuk menceritakan kembali isi buku yang telah dibaca di hadapan teman-temannya.
Melalui kegiatan tersebut, siswa tidak hanya dibiasakan gemar membaca, tetapi juga dilatih mengingat isi bacaan, menyampaikan isi dengan percaya diri, serta belajar menjadi penyimak yang baik ketika teman sedang bercerita.
Program ini memiliki target yang jelas, yaitu setiap siswa mampu menuntaskan minimal dua buku setiap bulan. Dengan target tersebut, diharapkan kemampuan literasi siswa berkembang secara bertahap dan berkelanjutan.
Wali Kelas 5, Moch. Muzaki, menyampaikan bahwa program ini merupakan langkah sederhana namun memiliki dampak besar terhadap perkembangan karakter dan kemampuan siswa.
“Budaya ini adalah ikhtiar untuk membuat siswa cinta membaca, lalu melatih ingatan dan keberanian saat menceritakan isi buku, serta belajar menyimak saat temannya bercerita,” ujar Muzaki.
Melalui Budaya Cinta Literasi Musari, SD Muhammadiyah 1 Turi berkomitmen menciptakan lingkungan belajar yang kaya akan budaya membaca. Harapannya, literasi tidak hanya menjadi kegiatan di sekolah, tetapi juga menjadi kebiasaan positif yang terus tumbuh di rumah bersama keluarga.
Penulis: Muzaki, Editor: Ma’in