MuhammadiyahLamongan.com – Pimpinan Cabang Nasyiatul ‘Aisyiyah Cabang (PCNA) Pucuk, Kabupaten Lamongan gelar seminar kewirausahaan dan pelatihan jurnalistik, di Gedung Dakwah Muhammadiyah Pucuk, Senin, (28/2/2022).
Ketua PCNA Pucuk Listi Iklimah mengatakan, kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai upaya untuk mencetak kader nasyiah yang mandiri dan melek perkembangan teknologi, khususnya bisnis digital.
“Pelatihan ini diikuti oleh kurang lebih 50 peserta yang terdiri dari kader nasyiah di 17 ranting yang ada di Cabang Pucuk. Kami menghadirkan pembicara Ida Dwi Janitra, sosok pengusaha wanita dan pelaku bisnis digital. Kemi juga menghadirkan pembicara dari jurnalis senior TVRI, sekaligus content creator Harry Saktiono,”
Dalam sambutannya, Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Pucuk, Sanusi mendukung penuh upaya kader nasyiah menjadi pebisnis melalui dunia wirausaha.
“Pesatnya perkembangan dunia teknologi membuat banyak ibu-ibu sukses berdagang dan berwirausaha dari rumah. Mereka yang kreatif bisa mendapatkan penghasilan jutaan rupiah dengan berjualan produk olahan melalui aplikasi digital. Langkah yang diambil NA ini sangat tepat, dan semoga nantinya mampu mencetak pebisnis hebat,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Lamongan, Anis Kartika Yuhronur Efendi yang hadir sebagai pembicara kunci memompa semangat agar perempuan tidak takut memulai bisnis, meskipun pasti akan banyak tantangan.
Istri Bupati Yuhronur Efendi itu juga meminta agar para pengusaha wanita tidak hanya memperhatikan kualitas produk, tetapi juga harus memperhatikan legalitas produk seperti SPP – IRT (Sertifikat Produksi Pangan – Industri Rumah Tangga) dan sertifikat halal.
“Legalitas produk menjadi hal penting dalam pengembangan industri rumah tangga. Sehingga Pemkab Lamongan mendorong dan memfasilitasi agar produk Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) memiliki SPP-IRT dan sertifikat halal,” kata Ketua Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) Cabang Lamongan ini.
Anis mengungkapkan, sebagai bentuk usaha meningkatkan perekonomian pelaku UMKM. Pemkab Lamongan telah memfasilitasi produk UMKM agar bisa masuk dan dipasarkan melalui pasar modern dan pasar internasional.
“Pemkab Lamongan juga telah menjalin kerjasama dengan toko modern, seperti alfamaret dan indomaret untuk pemasaran produk UMKM. Bahkan sudah ada produk yang masuk pasar Internasional dan di ekspor ke Turki,” pungkasnya. (Ali)