Muhammadiyah Lamongan Berkemajuan

Menggalakkan Gerakan Literasi di Kalangan Hizbul Wathan

MuhammadiyahLamongan,Com- Kwartir Daerah (Kwarda) Hizbul Wathan (HW) Lamongan menyelenggarakan acara Pengukuhan dan Upgrading Pembina HW Kabupaten Lamongan. Acara berlangsung di Ruang Serbaguna Masjid Asy-Syifa’ RSM Lamongan pada hari Kamis (26/9/2024).

Dalam kesempatan ini, Ketua Kwartir Wilayah (Kwarwil) HW Provinsi Jawa Timur, Fathurrahim Syuhadi mengapresiasi acara ini dan mengharap Kwarda HW Lamongan terus menerus menggalakkan gerakan literasi bagi seluruh keluarga besar Hizbul Wathan Kabupaten Lamongan.

Fathurrahim juga mengapresiasi atas geliat dan giat Gerakan Kepanduan Hizbul Wathan Kwartir Daerah Kabupaten Lamongan. Hizbul Wathan Lamongan patut dibanggakan di Jawa Timur terkait dengan melimpahnya SDM peserta didik maupun pelatih. Bahkan sepertinya tiada hari tanpa bergiat di HW

Kwarda Lamongan memiliki anggota ribuan yang tersebar di lembaga pendidikan mulai dari PAUD sampai Perguruan Tinggi. Pembina / Pelatih jumlahnya juga seribu lebih

Visi Gerakan Kepanduan Hizbul Wathan adalah mewujudkan anak, remaja, pemuda yang berkualitas di lingkungan umat Islam, khususnya warga Muhammadiyah

Misi Gerakan Kepanduan Hizbul Wathan mempersiapkan kader bangsa dan kader Muhammadiyah yang memiliki kepribadian dan kepemimpinan Islami, berdisiplin, sehat jasmani rohani, memiliki integritas tinggi dan percaya pada diri sendiri

Keanggotaan Gerakan Kepanduan Hizbul Wathan ditilik dari usia mulai dari PAUD yang dikenal dengan Pandu Tunas Athfal sampai pandu Dewasa yang dikenal dengan Pandu Lansia (Tekek ngondol lawe, sampai tuwek melu HW)

Melihat kompleksitas umur dan golongan keanggotaan Gerakan Kepanduan Hizbul Wathan tentu dibutuhkan kepemimpinan yang faham akan latar belakang, keunikan dan kekhasan masing masing.

Usia 0 tahun sampai 6 tahun adalah usia emas (golden age) bagi manusia. Dr. Maria Montessori, pendidik dan dokter asal Italia meyakini bahwa periode kehidupan yang paling penting adalah periode anak sejak lahir usia 0 tahun sampai 6 tahun.

Ini masa emas di saat mereka menyerap apapun yang ada di lingkungan sekitarnya. Saat rasa ingin tahunya sangat tinggi dan gemar bereksplorasi. Dan di Hizbul Wathan tempatnya mereka berlatih dan bereksplorasi

Maka, pada rentang usia dini itulah proses pendidikan harus dijalankan secara benar, agar kelak dapat berkembang optimal. Di sinilah peran Pandu Tunas Athfal dimulai

Untuk itu peran pelatih, pembina sangatlah penting dan urgen dalam pengembangan SDM Kepanduan Hizbul Wathan di Lamongan.

Penulis: Fathurrahim Syuhadi, Editor: Ma’in

0
Share this article
Shareable URL
Prev Post

Dinar Voice Semarakkan Pengukuhan Kwarda HW Lamongan dengan Harmoni Penuh Sinergi

Next Post

Optimisme Ketua PDM Lamongan: HW Siapkan Pemimpin Bangsa Masa Depan

Read next
0
Share