MuhammadiyahLamongan.com – Jarum jam menunjukkan pukul 13.50 WIB pada Ahad (15/6/2026). Suasana di depan Gedung Dakwah Muhammadiyah (GDM) Lamongan yang semula tenang mendadak berubah hangat. Senyum dan sapaan penuh antusias menyambut kedatangan Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia, Dr. Fajar Riza Ul Haq, M.A.
Kehadiran Fajar Riza Ul Haq di Lamongan bukan sekadar kunjungan kerja. Lebih dari itu, kunjungan tersebut menjadi ruang perjumpaan antara pembuat kebijakan pendidikan nasional dan para pelaku pendidikan yang setiap hari berada di garis depan dalam mencerdaskan kehidupan bangsa.
Sebelum menuju aula utama, Fajar terlebih dahulu bersilaturahmi dengan jajaran Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Lamongan di ruang pimpinan. Suasana akrab dan penuh kekeluargaan terasa dalam pertemuan tersebut. Ketua PDM Lamongan Masroin Assafani bersama Ghufron, Fathurrahim Syuhadi, Siswanto, Yatno, Muntholin Sukandar, dan M. Anwar menyambut kedatangan wakil menteri dengan penuh kehangatan.
Percakapan yang berlangsung tidak hanya membahas dinamika pendidikan nasional, tetapi juga berbagai ikhtiar Muhammadiyah dalam mengembangkan pendidikan di Kabupaten Lamongan. Pertemuan itu menjadi penanda kuatnya sinergi antara pemerintah dan organisasi masyarakat dalam membangun kualitas pendidikan.
Ketika memasuki Aula Lantai 2 GDM Lamongan, suasana semakin terasa semarak. Sekitar 150 peserta telah memenuhi ruangan. Mereka terdiri atas pengurus Majelis Pendidikan Dasar, Menengah, dan Pendidikan Nonformal (Dikdasmen dan PNF) Muhammadiyah Lamongan, pimpinan organisasi otonom Muhammadiyah, serta kepala sekolah dan guru dari jenjang SD, SMP, SMA, hingga SMK Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah se-Kabupaten Lamongan.
Mereka hadir dengan semangat yang sama, yakni memperkuat peran pendidikan sebagai sarana mencetak generasi unggul. Di tengah berbagai tantangan yang dihadapi dunia pendidikan saat ini, pertemuan tersebut menjadi momentum penting untuk berbagi gagasan sekaligus memperkuat optimisme.
Melalui agenda Silaturahmi dan Talkshow Pendidikan, Fajar Riza Ul Haq menyampaikan berbagai pandangan mengenai arah kebijakan pendidikan nasional serta pentingnya peran guru dan sekolah dalam membentuk karakter peserta didik. Diskusi berlangsung hangat dan interaktif. Berbagai pertanyaan, masukan, dan pengalaman lapangan disampaikan peserta secara terbuka.
Bagi para guru dan kepala sekolah yang hadir, kesempatan berdialog langsung dengan wakil menteri menjadi pengalaman berharga. Tidak sedikit peserta yang memanfaatkan forum tersebut untuk menyampaikan aspirasi sekaligus berbagi praktik baik yang selama ini dijalankan di sekolah masing-masing.
Antusiasme yang ditunjukkan peserta mencerminkan besarnya perhatian insan pendidikan Muhammadiyah terhadap kemajuan dunia pendidikan. Pertemuan itu juga memperlihatkan bahwa jarak antara pusat kebijakan dan daerah dapat dipersempit melalui dialog yang terbuka dan konstruktif.
Sore itu, Gedung Dakwah Muhammadiyah Lamongan tidak hanya menjadi tempat berlangsungnya sebuah acara formal. Lebih dari itu, gedung tersebut menjadi ruang bertemunya harapan, gagasan, dan komitmen bersama untuk terus menyalakan cahaya pendidikan bagi generasi masa depan. (*)
Penulis : Ma’in | Editor : Fathan Faris Saputro