Muhammadiyah Lamongan Berkemajuan

Drama PMR SMPM 9 Sugio Sajikan Pertolongan Pertama yang Menginspirasi

MuhammadiyahLamongan.com – Drama yang mengangkat tema pertolongan pertama pada korban kecelakaan dipentaskan dengan apik oleh anggota PMR SMP Muhammadiyah 9 Sugio dalam acara pra pembukaan Musyawarah Cabang (Musycab) Ke-9 Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah Sugio yang bertempat di SMA Muhammadiyah 10 Sugio pada Ahad (4/6/2023).

Sebelum tampil di Musycab, anggota PMR SMP Muhammadiyah 9 Sugio telah melakukan persiapan yang matang. Devita Nur Fatmawati pembina ekstrakulikuler PMR, menyampaikan bahwa mereka memilih tema yang tepat dan sesuai dengan tujuan Palang Merah Remaja. Selain itu, mereka juga memilih anggota yang akan tampil sesuai dengan peran yang ada. Naskah dan latar belakang drama telah disusun dengan cermat, dan alat-alat yang diperlukan telah dipersiapkan sebaik mungkin. Mereka juga berlatih selama satu pekan sebelum penampilan untuk memastikan kualitas drama yang akan disajikan.

Dalam drama PMR SMP Muhammadiyah 9 Sugio tersebut, semua anggota PMR SMP Muhammadiyah 9 Sugio memainkan peran utama dengan porsi yang seimbang. Namun, Habib CS dapat dikatakan sebagai pemain utama karena memiliki peran yang sentral dalam cerita.

Kontribusi drama PMR SMP Muhammadiyah 9 Sugio dalam mengedukasi masyarakat tentang peran Palang Merah Remaja sangatlah besar. Mereka menjadi contoh dan model bagi teman sebayanya untuk meningkatkan ketrampilan hidup sehat. Selain itu, mereka juga memberikan pertolongan pertama pada korban yang sakit atau mengalami kecelakaan ringan. Tidak hanya itu, PMR SMP Muhammadiyah 9 Sugio juga aktif dalam melakukan aksi sosial dan siaga bencana.

Dalam penampilannya, drama PMR SMP Muhammadiyah 9 Sugio ingin menyampaikan pesan moral kepada penontonnya. Mereka mengingatkan agar tidak bermain ponsel saat sedang berada di jalan dan mentaati rambu – rambu lalu lintas saat berkendara. Drama ini juga menekankan pentingnya memiliki jiwa kepedulian dan keterampilan hidup yang dapat bermanfaat bagi sekitar. Pesan moral tersebut diharapkan dapat menginspirasi penonton untuk lebih peka terhadap lingkungan sekitar dan mempersiapkan diri dengan ketrampilan kecakapan hidup.

Guru dan staf sekolah memberikan respon yang sangat antusias terhadap penampilan drama PMR SMP Muhammadiyah 9 Sugio di Musycab Ke-9 ‘Aisyiyah dan Muhammadiyah Sugio. Mereka merasa sangat excited dengan penampilan yang memukau dan berhasil menyampaikan pesan moral yang kuat kepada penonton.

Proses pembuatan skenario dan pengarapan drama PMR SMP Muhammadiyah 9 Sugio dimulai dengan konsep yang dirancang oleh pelatih dan kemudian dikembangkan oleh para pemain peran. Pelatih berperan penting dalam mengarahkan dan memberikan arahan kepada anggota PMR dalam menjalankan peran mereka dengan baik.

Setelah konsep drama ditentukan, tim PMR SMP Muhammadiyah 9 Sugio mulai mengerjakan naskah dan latar belakang drama. Mereka menggali informasi tentang pertolongan pertama pada korban kecelakaan secara mendalam untuk memastikan keakuratan dan keaslian cerita yang akan disampaikan. Naskah drama disusun dengan memperhatikan alur cerita yang jelas dan mengandung pesan moral yang kuat.

Selanjutnya, para anggota PMR bekerja sama untuk menyiapkan alat-alat yang dibutuhkan dalam penampilan drama. Mereka memastikan bahwa peralatan medis seperti perban, plester, dan alat pertolongan pertama lainnya tersedia dengan baik. Selain itu, mereka juga menyiapkan properti dan kostum yang sesuai dengan karakter dan suasana cerita.

Setelah semua persiapan selesai, PMR SMP Muhammadiyah 9 Sugio melakukan latihan intensif selama satu minggu sebelum penampilan di Musycab Ke-9 ‘Aisyiyah dan Muhammadiyah Sugio. Latihan ini bertujuan untuk memperkuat koreografi gerakan, meningkatkan ekspresi dan penjiwaan karakter, serta memastikan sinergi antar pemain dalam setiap adegan.

“Selama proses pembuatan skenario dan penggarapan drama, tim PMR SMP Muhammadiyah 9 Sugio juga melibatkan kolaborasi antara guru, pelatih, dan anggota PMR itu sendiri. Mereka saling memberikan masukan, saran, dan feedback untuk meningkatkan kualitas penampilan. Semua tahapan dilakukan dengan penuh dedikasi dan semangat untuk memastikan drama PMR SMP Muhammadiyah 9 Sugio menjadi sebuah karya yang mengesankan dan bermakna,” tuturnya.

Dengan persiapan yang matang dan kerja keras yang dilakukan oleh anggota PMR SMP Muhammadiyah 9 Sugio, penampilan drama mereka di Musycab Ke-9 ‘Aisyiyah dan Muhammadiyah Sugio berhasil memukau penonton. Drama tersebut tidak hanya menghibur, tetapi juga memberikan pesan moral yang kuat tentang pentingnya pertolongan pertama dan kepedulian terhadap sesama. PMR SMP Muhammadiyah 9 Sugio yg pernah menjadi runner up juara umum Ajang Jumpa Prestasi PMR se Jawa Timur ini layak mendapatkan apresiasi yang tinggi atas kontribusinya dalam mengedukasi masyarakat tentang peran Palang Merah Remaja.

 

Reporter : Fathan Faris Saputro

0
Share this article
Shareable URL
Prev Post

Tapak Suci Sugio: Pesona Seni dan Inspirasi Luar Biasa

Next Post

Senam Pandu HW PAUD Hebat, TK ABA 1 Sugio Mencuri Perhatian di Musycab

Read next

Selamatkan Putra HW

Assalamualaikum Kami selaku civitas SMA Muhammadiyah 1 Babat membentuk Panitia Penggalangan Dana Peduli Kader HW…
0
Share