MuhammadiyahLamongan.com – Semangat tak surut ditunjukkan panitia Joko Tingkir Literacy Camp Competition 1 Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh UKM Hizbul Wathan (HW) Kafilah Joko Tingkir Universitas Muhammadiyah Lamongan (UMLA). Meski berada di tengah kesibukan menghadapi Ujian Tengah Semester (UTS), panitia tetap bergerak cepat menuntaskan berbagai persiapan menjelang hari pelaksanaan.
Memasuki H-5, pada Senin (4/5/2026), sejumlah panitia tampak memadati area Dome UMLA guna memastikan kesiapan teknis kegiatan. Agenda yang akan berlangsung pada Jumat hingga Ahad, 8–10 Mei 2026 ini merupakan kemah tingkat wilayah Jawa Timur yang diikuti siswa aktif SMA/SMK/MA se-Jawa Timur.
Berbagai persiapan dilakukan secara bertahap dan terstruktur. Panitia mulai menyiapkan tongkat pionering yang akan digunakan sebagai tiang pemasangan banner dan bendera. Selain itu, survei ruang kelas juga dilakukan untuk memastikan kelayakan lokasi sebagai tempat pelaksanaan lomba.
Tidak hanya berfokus pada sarana dan prasarana, panitia juga menyiapkan kebutuhan administratif. Mulai dari merangkai piala yang dibeli dalam kondisi terpisah, mencetak serta menempelkan sertifikat pada styrofoam, hingga mendistribusikan surat undangan kepada peserta. Pembuatan kartu identitas (ID card) sebagai identitas peserta juga menjadi bagian penting yang terus dikebut penyelesaiannya.
Kesibukan ini tidak lepas dari komitmen panitia dalam menghadirkan kegiatan yang berkualitas. Penanggung jawab kegiatan, Rakanda Iqbal, menegaskan bahwa persiapan telah dilakukan sejak jauh hari. “Persiapan ini memang kami lakukan sejak jauh hari karena panitia juga akan melaksanakan Ujian Tengah Semester dalam waktu dekat. Namun, hal tersebut tidak memadamkan semangat panitia dalam mempersiapkan kegiatan kemah ini,” ujarnya.
Ia menambahkan, koordinasi dan kerja sama tim menjadi faktor utama dalam menjaga ritme persiapan. Masing-masing panitia berupaya membagi waktu antara tanggung jawab akademik dan organisasi secara seimbang.
Joko Tingkir Literacy Camp Competition 1 Tahun 2026 tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga wadah pengembangan literasi, kepemimpinan, serta karakter kepanduan bagi generasi muda. Melalui kegiatan ini, peserta diharapkan mampu mengasah kemampuan berpikir kritis, meningkatkan kreativitas, serta memperkuat nilai-nilai kemandirian dan kebersamaan.
Dengan berbagai persiapan yang terus dimatangkan, panitia optimistis kegiatan ini dapat berlangsung lancar serta memberikan pengalaman berkesan bagi seluruh peserta dari berbagai daerah di Jawa Timur. (*)
Penulis : Nova Aquila Salsabila Cahyono | Editor : Fathan Faris Saputro