Muhammadiyah Lamongan Berkemajuan

IGABA Lamongan Adakan Workshop, Kenalkan Pendidikan Inklusi

MuhammadiyahLamongan.com – Pimpinan Daerah Aisyiyah Lamongan bersama Ikatan Guru Aisyiyah Bustanul Athfal (IGABA) kabupaten Lamongan menyelenggarakan workshop Inklusi. Kegiatan memiliki tema “Mewujudkan Pendidikan Inklusi yang Berkemajuan di Lembaga Aisiyah”. Kegiatan tersebut diadakan di aula Masjid Asyifa Rumah Sakit Muhammadiyah Lamongan. Ahad (12/01/2025)

Pada workshop ini dihadiri oleh beberapa tamu undangan dari sekretaris PDM Lamongan, Ketua Pimpinan Daerah Aisyiyah Lamongan, Dinas Pendidikan Lamongan juga kepala PAUD Aisyiyah se-Kabupaten Lamongan

Dalam acara ini, Bunda Hj. Mardlea Spd. M.Pd  selaku Korbid bidang PAUD DASMEN PDA Lamongan dan Pengawas TK Kecamatan Maduran diberikan kesempatan memberikan Pengajian Iftitah yaitu :

1. Bersabar, sabar ,dan sabar. Jangan seperti orang-orang kebanyakan. Aku wes gak sabar, sabar ono watese, aslinya sabar itu tidak ada batasannya. Itu yang harus kita tanamkan pada diri kita.

2. Kita harus meningkatkan keImanan dan Ketaqwaan kita kepada Allah SWT, dengan cara memantabkan diri kita untuk selalu berbuat beribadah dengan sebaik-baiknya

3. Jangan banyak mengeluh, jangan putus asa. Pegang dada kita dan baca istighfar dengan sebanyak- banyaknya

4. Bersedekah. Sisihkan sebagian gaji kita, jangan sampai ditunda-tunda, nanti habis gajinya baru ingat

5. Berhusnudzon, berfikir positif dan yang baik-baik saja

Workshop diawali dengan pemberian materi oleh Suwaji, M.Pd dari utusan Dinas Pendidikan Lamongan dan dilanjut materi yang disampaikan Ibu Rachmi Mpd dari PW Aisyiyah Jatim. Output dari workshop kali ini Pendidikan inklusif bisa diterapkan pada pendidikan sekolah umum. sehingga pendidikan yang mengikutsertakan semua anak, termasuk anak berkebutuhan khusus (ABK), untuk belajar bersama di sekolah umum.

Suwaji, pada paparan Workshopnya berpesan, ” PDA Lamongan bisa menjadi partner yg baik bagi Dinas Pendidikan dalam mensukseskan Pendidikan Inklusi di Lamongan.”ujarnya

Kedua, beliau juga menambahkan pesan kepada peserta “Guru2 TK dan KB Aisyiyah, menjadi pelopor pendidikan inklusi, yg aktif memberi layanan bagi masyarakat yg sangat membutuhkan. Sehingga memiliki role model Unit layanan Disabilitas ( ULD) yg representatif di Lamongan”. Tambahnya.

Sebelum kegiatan workshop ini berakhir ada sesi tanya jawab. Para guru terlihat sangat antusias bertanya dan saling berbagi pengalaman mengenai anak ABK dan konsep pendidikan inklusi. (*)

Penulis Elis Nurhayati, Editor Ghulamin Halim

1
Share this article
Shareable URL
Prev Post

Workshop Perencanaan Keuangan Persyarikatan Muhammadiyah Lamongan

Next Post

Pimpinan Ranting Muhammadiyah Tambakboyo, Bangun Badan Usaha Milik Masjid (BUMM)

Read next
0
Share