Muhammadiyah Lamongan Berkemajuan

Inilah Testimoni Para Peserta Workshop dan Rakor

MuhammadiyahLamongan.Com-Bertambah menarik dan perbincangan hangat ketika beberapa peserta Workshop dan Rakor memberikan testimoni pengalaman mereka dalam mengelola lembaga pendidikannya masing-masing di hadapan narasumber dan peserta lainnya pada hari Sabtu, 3 Agustus 2024 di hall SM Tower Malioboro Jogjakarta.

Penyampaian testimoni ini mendapatkan antusias dan apresiasi oleh narasumber dan para peserta. Hal ini karena mereka mau berbagi pengalaman dan strategi mereka dalam membangun dan memajukan lembaga yang dipimpinnya kepada peserta workshop.

Diantara para peserta yang berkesempatan memberikan testimoni yakni pertama dari SMPM 12 Sendang, Aminudin menjelaskan adanya niat yang kuat dari KH Dawam Sholeh yang ingin mendirikan sekolah dan pondok pesantren yang santrinya akan berasal dari berbagai penjuru di Indonesia kepada Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM).

Lanjutnya, Ia menyampaikan bahwa SMPM 12 Sendang melakukan pembelajaran sampai malam dan mampu memetakan potensi para siswa untuk dibina dan dibimbing untuk menjadi siswa berprestasi di tingkat lokal hingga internasional.

Sementara Mila Zulfaidah dari MTsM 2 Paciran menyampaikan bahwa sejak tahun 2000 an baru memiliki 6 kelas hingga sampai kini memiliki 21 satu rombongan belajar (Rombel).

Ada beberapa terobosan yang telah ia lakukan guna mengembangkan MTs Muhammadiyah yang diampuhnya. Diantaranya yakni adanya program tahfidul quran, program Informasi Teknologi (IT) bekerjasama dengan Universitas Muhammadiyah Malang, dan program sekolah internasional.

Testimoni lainnya dari SMKM 9 Kranji, Iqbal Duhari menyampaikan bagaimana susahnya pihak sekolah dalam memperoleh siswa disaat Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB), hingga siswa di SMKM 9 Kranji sangat memprihatinkan. Ia memohon adanya solusi terkait kondisi lembaga yang dikelolanya.

Yang memberikan testimoni berikutnya yakni SMPM 27 Sidokumpul Lukman Hakim, Ia menyampaikan sangat bersyukur mesti jumlah peserta didiknya tidak terlalu banyak tetapi mendapatkan lebih dari 100 prestasi di bidang akademik dan non akademik semisal kepanduan HW dan Pramuka serta lainnya.

Tidak mau ketinggalan, Khoirul Anam dari MIM 4 Blimbing, menyampaikan rasa ketidak percayaannya bahwa segala upaya sudah dilakukannya untuk memajukan Madrasahnya sepertia diawal-awal pendiriannya hingga mendapatkan siswa lebih dari 1000 siswa, tapi sampai sekarang sangat turun drastis. Maka ia berharap kepada narasumber bagaimana mengatasi kondisi lembaga yang dipimpinnya.

Dalam kesempatan penyampaian testimoni dan kegiatan interaktif tanya jawab antara peserta dan narasumber membuat suasana menjadi hangat dan antusiasme tinggi. Hal ini karena seluruh peserta menginginkan sekolah dan madrasahnya maju dan unggul di masa mendatang.

Untuk membangun sekolah dan madrasah yang unggul dan berprestasi, maka semua Kepala Sekolah dan Madrasah harus berani mencari terobosan berbeda dari lembaga lain, petakan potensi lembaga yang bisa ditingkatkan menjadi prestasi yang melejit. Ujar Didik Suhardi, Ph.D selaku Ketua Majelis Dikdasmen dan PNF Pimpinan Pusat Muhammadiyah.

Penulis: Ma’in

1
Share this article
Shareable URL
Prev Post

Pemantapan Ideologi Muhammadiyah Kepada Para Peserta Workshop

Next Post

Inilah Kesan Para Peserta Workshop dan Rakor

Read next
0
Share