Muhammadiyah Lamongan Berkemajuan

Ceria Pandu Tunas Athfal dan Athfal: Tanamkan Nilai Kepemimpinan Sejak Dini

Para siswa-siswi peserta outbond sesaat sebelum kegiatan dimulai

MuhammadiyahLamongan.com – Kwarcab Hizbul Wathan dalam rangka Milad Muhammadiyah ke-113 dan HW ke-107 menggelar Ceria Pandu Tunas Athfal dan Athfal. Berlokasi di pegunungan kapur di Wisata Bulaga Sendang Pucakwangi, Babat, Lamongan, menjadi saksi keceriaan ratusan Pandu Tunas Athfal dan Athfal Hizbul Wathan (HW), Sabtu (1/11/2025).

Meski undangan dimulai pukul 07.00, sejak pukul 06.10 pagi area Bulaga sudah ramai oleh anak-anak berseragam HW warna biru muda. Para peserta datang bersama guru dan orang tua masing-masing.

Ramanda Ainur Rofiq, ketua pelaksana kegiatan Ceria Pandu.Tawa dan teriakan semangat menggema di jalan menuju lokasi, seolah menjadi pembuka suasana penuh keceriaan,

“Sepanjang jalan mereka nyanyi terus, ada yang dadah ke warga, ada yang teriak ‘Hidup HW!’ — luar biasa,” tuturnya. 

Belajar dan Bermain di Alam Terbuka

Begitu tiba di lokasi, anak-anak langsung disambut udara segar khas kawasan perbukitan kapur. Pepohonan yang rindang, langit biru, dan rumput hijau menjadi tempat belajar yang menyenangkan.

Beberapa orang tua mendirikan tenda dome kecil di pinggir lapangan agar bisa menyaksikan aktivitas anak-anak tanpa kehilangan momen. Mereka tampak bahagia dan ikut menyoraki setiap tantangan permainan.

Kegiatan outbound dimulai dengan doa bersama dan lagu Mars Hizbul Wathan, yang dinyanyikan dengan semangat oleh seluruh peserta. Setelah itu, anak-anak dibagi menjadi beberapa kelompok kecil dan dipandu oleh 70 kader HW Penghela dari SMA Muhammadiyah 1 Babat (SMA MUH1BA) dan SMK Muhlibat, 

“Anak-anak bukan hanya bermain, tapi belajar arti kepemimpinan dan kerja sama. Dari permainan tali, estafet air, hingga jembatan bambu, semuanya mengajarkan tanggung jawab dan keberanian,” jelas Ramanda Ainur Rofiq.

Di pos permainan pertama, peserta diajak mengenal komando HW dan menyebut yel-yel kelompok. Suara “Tepuk HW!” menggema dengan keras dan penuh semangat.

Di pos kedua, anak-anak belajar menolong teman yang kesulitan saat meniti tali keseimbangan. Beberapa anak bahkan spontan membantu tanpa disuruh.

“Ini momen paling indah — mereka menolong dengan spontan, tanpa kompetisi. Itu esensi pendidikan karakter,” kata Ramanda Nurul Huda, salah satu pendamping HW Penghela.

Suasana makin meriah saat lagu Sahabat HW diputar di sela kegiatan. Beberapa anak ikut bernyanyi, sebagian lain menari kecil di bawah pohon.

“Saya bangga anak-anak TK ABA dan SDM/MIM sudah mengenal HW. Mereka ini calon pemimpin masa depan Muhammadiyah,” ujar Bunda Rika Amalia, salah satu guru TK ABA yang mendampingi peserta.

Kehangatan Keluarga dan Dakwah Gembira

Yang membuat acara ini berbeda adalah suasana kekeluargaan yang kental. Orang tua ikut berswafoto, tertawa, bahkan ikut tepuk HW bersama anak-anak.

Di sela kegiatan, panitia menyiapkan area istirahat bersama. Para orang tua saling berbagi bekal, air minum, dan buah tangan. Semua bercampur tanpa sekat usia — menegaskan semangat ukhuwah Muhammadiyah yang hangat.
“Saya bahagia sekali. Biasanya anak saya main HP di rumah, tapi hari ini dia lari, tertawa, dan kenalan dengan banyak teman baru,” kata Bu Siti, salah satu wali murid dari TK ABA Babat.

Tak hanya anak-anak yang bersenang-senang, 70-an kader HW Penghela yang membantu juga merasa mendapat pelajaran berharga.

“Melatih adik-adik membuat kami belajar sabar dan tanggung jawab. Ini latihan kepemimpinan sesungguhnya,” ucap Rakanda Farris El Naufal, salah satu fasilitator kegiatan.

Pesan Moral dan Penanaman Nilai

Kegiatan ditutup dengan renungan ringan yang dipimpin Ramanda Ainur Rofiq.
Ia mengingatkan bahwa menjadi pandu HW berarti siap membantu siapa saja dengan hati ikhlas. “Kepemimpinan bukan soal siapa paling kuat, tapi siapa paling bisa memberi manfaat,” ujarnya lembut.
Kata-kata itu terasa hidup di tengah tawa dan tepuk tangan anak-anak. Satu per satu peserta berpamitan sambil membawa pulang pengalaman, semangat, dan nilai karakter yang akan menjadi bekal mereka di masa depan.

Penulis Aminulloh Fatkhur Roziqi, Editor  Lim

1
Share this article
Shareable URL
Prev Post

Kwarwil HW Jawa Timur Berikan Apresiasi Kemah CPA Brondong

Next Post

Semarak Apel Milad Muhammadiyah ke-113 dan HW ke-107 Warnai Wisata Bulaga Babat

Read next
0
Share