MuhammadiyahLamongan.com – Kegiatan sosial Hero Ramadan 2026 kembali digelar sebagai wujud kepedulian terhadap sesama di bulan suci. Tahun ini, agenda tersebut merupakan kolaborasi antara komunitas relawan dan mahasiswa dari Universitas Muhammadiyah Lamongan. Acara berlangsung pada Ahad (1/3/2026) di Auditorium Budi Utomo, Lamongan.
Program Hero Ramadan merupakan kegiatan rutin tahunan yang telah berjalan selama delapan tahun. Konsistensi pelaksanaan kegiatan ini menjadi bukti komitmen relawan dalam berbagi kebahagiaan dengan anak yatim, piatu, yatim piatu, serta dhuafa. Pada pelaksanaan tahun ini, panitia mengundang 55 peserta dari jenjang SD hingga SMA.
Sejak pagi hari, suasana kegiatan terasa hangat dan penuh kebersamaan. Para peserta hadir dengan wajah ceria dan disambut panitia serta relawan yang telah menyiapkan berbagai rangkaian acara. Selain penyerahan santunan, kegiatan diisi sesi motivasi oleh pemateri inspiratif, Ipda Purnomo, yang akrab disapa Pak Purnomo Polisi Baik. Dalam penyampaiannya, ia mengajak anak-anak tetap semangat belajar, berani bermimpi, dan tidak menyerah meraih cita-cita meskipun memiliki keterbatasan.
Kegiatan ini juga menghadirkan layanan pemeriksaan kesehatan gratis yang dilakukan mahasiswa keperawatan. Pemeriksaan meliputi pengecekan tekanan darah serta konsultasi kesehatan ringan sebagai bentuk perhatian terhadap kondisi fisik peserta.
Sebagai wujud kepedulian, setiap anak menerima bingkisan berupa nasi kotak, amplop santunan, sarung atau mukena, serta makanan ringan. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu kebutuhan mereka sekaligus menambah keceriaan Ramadan.
Ketua Pejuang Nasi Lamongan, Moch. Muzaki, menyampaikan terima kasih kepada seluruh donatur yang telah berkontribusi. Ia berharap kebaikan para penyumbang mendapat balasan keberkahan dan kelancaran rezeki.
Menurutnya, kegiatan Hero Ramadan 2026 bertujuan menghadirkan kebahagiaan sederhana bagi anak-anak yang membutuhkan. “Kami ingin berbagi keceriaan di bulan penuh berkah ini,” ujarnya.
Melalui kolaborasi lintas komunitas dan mahasiswa, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang berbagi materi, tetapi juga menebarkan kasih sayang, motivasi, serta semangat kebersamaan sehingga Ramadan terasa lebih bermakna bagi semua pihak yang terlibat. (*)
Penulis Nova Aquila Salsabila. Editor Fathan Faris Saputro.