Muhammadiyah Lamongan Berkemajuan

Kukuhkan Ideologi Guru, MPKSDI PCM Brondong Gelar Baitul Arqam untuk 116 Pendidik

MuhammadiyahLamongan.com– Majelis Pembinaan Kader Sumber Daya Insani (MPKSDI) Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Brondong resmi menggelar Baitul Arqam bagi Guru dan Karyawan Lembaga Pendidikan Muhammadiyah. Kegiatan yang diikuti oleh 116 peserta ini berlangsung selama dua hari, Sabtu-Ahad (21-22/2/2026),

Kegiatan initerpusat di Gedung Dakwah Muhammadiyah (GDM) Brondong. Peserta berasal dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari tingkat SD hingga SMA Muhammadiyah di bawah naungan PCM Brondong.

Dalam pelaksanaannya, MPKSDI PCM Brondong juga menggandeng instruktur dari MPKSDI PDM Lamongan untuk memastikan kualitas perkaderan tetap standar dan berkualitas.

Guru Sebagai Garda Terdepan

Ketua PCM Brondong, Drs. Mat Iskan, dalam sambutannya memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh jajaran panitia, instruktur, serta para Kepala Sekolah yang telah menyukseskan agenda strategis ini.

Di hadapan para peserta, Mat Iskan menegaskan posisi vital guru dalam ekosistem Muhammadiyah.
Menurutnya, guru bukan sekadar tenaga pengajar, melainkan kader inti organisasi.

“Guru Muhammadiyah adalah Ring Satu dan garda terdepan kader Muhammadiyah. Di samping peran aktif mencerdaskan siswa, Bapak dan Ibu juga mengemban amanah besar untuk melangsungkan gerak persyarikatan,” tegas Mat Iskan.

Lebih lanjut, Mat Iskan berpesan agar momentum Baitul Arqam ini dijadikan sarana penguatan ideologi Muhammadiyah. Ia mengajak seluruh peserta untuk menjalani setiap sesi pelatihan dengan antusiasme tinggi,

“Karena guru adalah ring satu perkaderan, saya mengajak semua peserta untuk mengikuti pelatihan selama dua hari ini dengan perasaan senang dan gembira. Ini adalah cara kita memperkuat akar ideologi agar dakwah pendidikan kita semakin solid,” tambahnya.

Kegiatan ini diharapkan mampu melahirkan tenaga pendidik yang tidak hanya kompeten secara profesional, tetapi juga memiliki loyalitas dan pemahaman mendalam terhadap visi-misi Muhammadiyah sebagai gerakan tajdid (pembaruan).

Penulis Amira, Editor Ma’in

0
Share this article
Shareable URL
Prev Post

PRM Sedayulawas Gelar Kajian Ramadan, Ustaz Mujibur Rohman Kupas Fikih Salat Berdasarkan HPT Muhammadiyah

Next Post

Baitul Arqam sebagai Ajang Internalisasi Ideologi Muhammadiyah

Read next
0
Share