Muhammadiyah Lamongan Berkemajuan

Lewat FORTASI, Matsaga Tanamkan Karakter dan Budaya Belajar Sejak Hari Pertama

MuhammadiyahLamongan.com – MTs Muhammadiyah 3 Sedayulawas (Matsaga) mengawali penyambutan peserta didik baru melalui kegiatan Forum Ta’aruf dan Orientasi Siswa Baru (FORTASI) bertema “Gembira Berkarya”. Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari, Selasa–Kamis (14–16/7/2026), itu dirancang untuk membantu siswa baru mengenal lingkungan madrasah, budaya belajar, serta membangun kebersamaan sejak hari pertama.

FORTASI dilaksanakan dengan konsep dua hari kegiatan di lingkungan madrasah dan satu hari kegiatan luar ruangan melalui outbound. Rangkaian tersebut disusun agar peserta tidak hanya memperoleh pengenalan mengenai kehidupan di madrasah, tetapi juga mengembangkan kerja sama, kemandirian, dan semangat kebersamaan.

Pembukaan FORTASI dilakukan secara resmi oleh Kepala MTs Muhammadiyah 3 Sedayulawas, Abdul Hamid, S.Pd. Acara ditandai dengan pemotongan pita dan penyalaan kembang api sebagai simbol dimulainya kegiatan. Suasana pembukaan berlangsung semarak ketika suara kembang api menyambut antusiasme para peserta.

Usai seremoni pembukaan, sebanyak 51 siswa baru menerima kartu peserta sebagai tanda resmi mengikuti seluruh rangkaian FORTASI selama tiga hari.

Dalam sambutannya, Abdul Hamid menyampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh peserta didik baru. Ia berharap mereka dapat segera beradaptasi dan menjadikan madrasah sebagai tempat belajar yang menyenangkan.

“Selamat datang di keluarga besar Matsaga. Selamat berjumpa dan selamat mengikuti FORTASI. Semoga melalui kegiatan ini kalian dapat saling mengenal dan membangun persahabatan dengan baik,” ujarnya.

Menurut Abdul Hamid, FORTASI menjadi momentum penting untuk memperkenalkan berbagai aspek kehidupan di madrasah, mulai dari tata tertib, budaya belajar, etika berinteraksi dengan guru, hingga cara belajar yang efektif.

“FORTASI bertujuan agar peserta didik saling mengenal sekaligus memahami lingkungan Matsaga, mulai dari peraturan madrasah, tata krama, hingga budaya belajar. Mulai pekan depan, seluruh siswa diharapkan siap mengikuti kebijakan madrasah, aktif belajar, serta mampu bekerja sama dengan teman maupun seluruh warga madrasah. Kami berharap anak-anak merasa betah, nyaman, dan akhirnya memiliki rasa memiliki terhadap Matsaga karena madrasah ini adalah milik kita bersama yang harus dijaga dengan sebaik-baiknya,” tuturnya.

Kegiatan pembukaan FORTASI ditutup dengan saling bersalaman antara peserta didik baru, civitas akademika, dan pengurus Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) Matsaga. Suasana hangat dan penuh kekeluargaan mewarnai penutupan acara yang berlangsung tertib, lancar, dan khidmat. (*)

Penulis : M. Kholis | Editor : Fathan Faris Saputro

1
Share this article
Shareable URL
Prev Post

PRM Brondong Teguhkan Komitmen Pendidikan Lewat Beasiswa pada Apel Akbar Perguruan Muhammadiyah

Read next
0
Share