Redaksi muhammadiyahlamongan.com menyajikan suguhan dakwah media massa yang sejuk, Islami dan berkemajuan. Berbasis komunitas dan berpedoman pada tujuan persyarikatan Muhammadiyah.

Mahasiswa STAIM PAciran Raih Juara Harapan Lomba Esai Tingkat Nasional 2020

47 sec read

muhammadiyahlamongan- Seorang mahasiswa Sekolah Tinggi Agama Islam Muhammadiyah (STAIM) Paciran Lamongan, Fathan Faris Saputro, tampil sebagai juara harapan 2 lomba Esai Tingkat Nasional 2020. Mahasiswa yang dikenal sebagai aktivis organisasi ini berjaya dengan esai berjudul ‘Kesenian jaran jengo Solokuro’. di Bakorwil Bojonegoro.

Fathan Faris Saputro yang lebih dikenal sebagai penulis muda pun merasa surprise dirinya dinobatkan sebagai pemenang lomba esai tingkat nasional ini.
“Saya sendiri tidak menyangka dinobatkan sebagai juara. kerja keras selama ini membuahkan hasil,” ungkap Fathan Faris.

Menurut Faris, selama ini dirinya lebih dikenal sebagai penulis muda. Dia kerap menjadi narasumber materi kepenulisan. Bahkan, dia pernah juara 1 lomba menulis yang diadakan Kemenag. Farhat mengambil bagian dalam Lomba Esai Ilmiah Populer Tingkat Nasional 2020 ini, bermodalkan bakatnya menulis sejak sekolah di SMAM 6 Paciran.

Naskah ‘Kesenian jaran jengo Solokuro’ yang dibawa Fathan Faris Saputro ke Lomba Esai Ilmiah Populer Tingkat Nasional 2020 ini bahan-bahannya dikumpukan karena dia bertetangga dengan yang punya kesenian jaran jenggo di Lamongan ini.

Faris menyebutkan, Desa Solokuro dikenal mengedepankan kearifan budaya untuk memikat orang yang datang berkunjung. Selain memper-tahankan tradisi budaya.

“Jadi, menulis essay ini tidak mencari bahan refrensi yang banyak. Bisa dengan cara mempertahankan budaya kesenian tradisional untuk kita tulis kembali. Itulah dasar pemikiran saya mengangkat kearifan budaya lokal di Desa Solokuro dalam naskah bertajuk ‘Kesenian jaran jengo Solokuro” papar mahasiswa Semester IV Program Studi Agama Islam STAIM Paciran ini. (*)

Redaksi muhammadiyahlamongan.com menyajikan suguhan dakwah media massa yang sejuk, Islami dan berkemajuan. Berbasis komunitas dan berpedoman pada tujuan persyarikatan Muhammadiyah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *