Muhammadiyah Lamongan Berkemajuan

Membludak Peserta Sarasehan Guru Muhammadiyah Lamongan

MuhammadiyahLamongan.com- Sarasehan guru Muhammadiyah seKabupaten Lamongan yang diselenggarakan oleh Forum Guru Muhammadiyah (FGM) Kabupaten Lamongan ini diikuti oleh 650 peserta dari target hanya 500 peserta. Acara berlangsung di Universitas Muhammadiyah Lamongan (UMLA) lantai 10, pada Senin (15/12/2025).

Acara sarasehan guru Muhammadiyah oleh FGM Lamongan ini, bagian dari menyemarakkan rangkaian Milad Muhammadiyah ke-113 Kabupaten Lamongan. Guna mendukung lancarnya acara, pihak FGM Kabupaten Lamongan menyediakan sound system tambahan.

Acara ini berlangsung sejak jam 08.00 hingga jam 13.00 WIB dengan menghadirkan tiga narasumber yang hebat dan luar biasa. Yakni Sutomo, M.Ag selaku Ketua FGM Pusat, Dr. Isa Iskandar, S.Si, M.Pd selaku Ketua FGM Provinsi Jawa Timur, dan Prof. Dr. Khozin, M.Pd selaku Ketua Majelis Dikdasmen dan PNF PWM Jawa Timur.

Dalam pemaparannya, Sutomo menjelaskan histori perjalannya mengelola lembaga pendidikan yang semula hanya memiliki siswa cuma puluhan, hingga sekarang memiliki siswa mencapai 1500 lebih tingkat satuan pendidikan dasar dan 500 lebih siswa di tingkat satuan pendidikan menengah pertama dan menengah atas. Perjalanan ini, menjadi diharapkan menjadi inspirasi bagi Kepala dan guru Muhammadiyah seKabupaten Lamongan untuk mengelola lembaga pendidikan dengan sadar, kompak dan punya itikad kuat untuk maju.

Sementara Isa Iskandar diawal pemaparannya, bikin berdebar jantung para peserta dengan kalimat sederhana yakni kenapa kita terlalu iman dengan kurikulum dan hari masuk harus dimulai jam 07.00 pagi, serta kenapa harus masuk selama 6 hari dalam sepekan? Kenapa tidak ada yang berani sekolah dimulai jam 09.00 dan tidak harus masuk 6 hari dalam sepekan? Pertanyaan-pertanyaan tersebut seakan menggugah para Kepala dan guru Muhammadiyah untuk melakukan analisis sesuai dengan kebutuhan Madrasah seraya terus membuka ruang untuk adaptif dan inovatif dalam mengelola satuan pendidikan Muhammadiyah bagi Kepala dan guru Muhammadiyah Kabupaten Lamongan.

Adapun Ketua Majelis Dikdasmen dan PNF PWM Jawa Timur, Prof. Dr. Khozin, M.Pd memaparkan betapa pentingnya membangun ekosistem lembaga pendidikan Muhammadiyah yang sehat dan berkualitas. Dengan ekosistem Sekolah dan Madrasah Muhammadiyah Kabupaten Lamongan yang sehat ini, diharapkan mampu menjadi penggerak dan inspirasi bagi Sekolah dan Madrasah Muhammadiyah di Jawa Timur. Mengingat kuantitas lembaga pendidikan Muhammadiyah di Kabupaten Lamongan paling banyak di tingkat Provinsi bahkan mungkin tingkat Nasional.

Membludaknya antusias peserta sarasehan guru Muhammadiyah seKabupaten Lamongan ini, menjadi bukti konkrit komitmen bersama untuk menjadikan Sekolah dan Madrasah Muhammadiyah di Kabupaten Lamongan, menjadi lembaga pendidikan yang berkualitas.

Penulis: Wasis Budiono, Editor: Ma’in

0
Share this article
Shareable URL
Prev Post

Rapat Formatur Jatam Lamongan Tetapkan Susunan Pengurus Baru

Next Post

Sosialisasi Program MCE Singapura pada Walimurid untuk Tingkatkan Kualitas Siswa

Read next
0
Share