Muhammadiyah Lamongan Berkemajuan

Menggagas Generasi Islami: PCNA Sugio Gelar Kajian Parenting untuk Hadapi Tantangan Zaman

MuhammadiyahLamongan.com – Pimpinan Cabang Nasyiatul Aisyiyah (PCNA) Sugio menggelar kegiatan Kajian Parenting Islami pada Ahad (20/10/2024) di Masjid Muhammadiyah Istikmal, Ranting Singgang. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman kader mengenai pendidikan anak secara Islami. Kajian tersebut dihadiri oleh kader-kader Nasyiatul Aisyiyah se-Cabang Sugio dan menghadirkan Ustadz Suwito, M.Pd.I., pengasuh Pondok Pesantren Al Mizan Lamongan, sebagai narasumber.

Dalam kesempatan tersebut, Ustadz Suwito memberikan pemaparan tentang pentingnya membangun karakter anak yang berlandaskan pada ajaran Islam. Ia menekankan bahwa orang tua, khususnya ibu, memiliki tanggung jawab besar dalam memberikan pendidikan agama sejak dini. “Pendidikan anak dimulai dari keluarga, dan ibu adalah madrasah pertama bagi mereka. Oleh karena itu, ibu harus terus belajar agar mampu menanamkan nilai-nilai Islami dengan baik,” jelasnya.

Ketua Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Singgang, Suparnadi, S.Kom., juga turut memberikan sambutan dalam acara tersebut. Ia menegaskan pentingnya komitmen kader Nasyiatul Aisyiyah dalam belajar dan berperilaku baik di tengah masyarakat. “Keberhasilan suatu organisasi tidak hanya diukur dari gerakan yang tampak, tetapi dari perilaku pimpinan dan anggotanya. Kebersamaan dan kekompakan Muhammadiyah harus selalu dijaga. Jika 10 komitmen Nasyiatul Aisyiyah dijalankan, organisasi ini akan menjadi luar biasa,” ungkapnya.

Sementara itu, Eni Sri Rahayu, S.Si., Ketua PCNA Sugio, dalam sambutannya menjelaskan alasan diadakannya kajian ini. Dengan mengangkat tema “Strategi dan Tantangan Mendidik Anak Secara Islami di Era Sekarang”, ia berharap para kader dapat memperoleh pengetahuan baru yang dapat diterapkan dalam mendidik anak sesuai syariat Islam. “Ibu adalah madrasah pertama bagi anak. Oleh karena itu, kita sebagai kader harus terus giat menuntut ilmu, sebagaimana hadis yang menyebutkan bahwa meniti jalan untuk mencari ilmu akan memudahkan jalan menuju surga,” tuturnya.

Kegiatan kajian ini diharapkan menjadi bekal penting bagi para kader Nasyiatul Aisyiyah dalam menghadapi tantangan modern dalam mendidik anak, dengan tetap berpegang teguh pada nilai-nilai Islami. Acara tersebut ditutup dengan sesi tanya jawab yang interaktif, di mana para peserta aktif mengajukan pertanyaan seputar pendidikan anak dalam perspektif Islam. (*)

Reporter Mohammad Nofian Subandi. Editor Fathan Faris Saputro.

0
Share this article
Shareable URL
Prev Post

Yuhronur Efendi Taru Harap yang Besar untuk UMLA

Next Post

Haedar Nashir: Peletakan Batu Pertama Dome UMLA

Read next
0
Share