MuhammadiyahLamongan.com – Suasana sejuk menyelimuti Masjid Darussalam Jetak, Paciran, Lamongan, Jumat (18/9/2026). Masjid yang berada di lereng Bukit Kendil, Jalan Sendang Dhuwur, itu menjadi tempat pelaksanaan salat Jumat yang berlangsung khidmat di tengah semilir angin.
Bertindak sebagai khatib, Ustaz Drs. Fahrudin, AM, yang juga Ketua Majelis Pendidikan Dasar, Menengah, dan Pendidikan Nonformal (Dikdasmen PNF) PCM Paciran serta Mudir Bidang Pendidikan Pondok Pesantren Modern Muhammadiyah Paciran. Dalam khutbahnya, ia mengajak jamaah untuk senantiasa mensyukuri berbagai nikmat yang diberikan Allah SWT, terutama nikmat kesehatan.
Fahrudin mengingatkan bahwa manusia dapat bernapas dengan mudah tanpa harus mengeluarkan biaya. Menurut dia, besarnya nikmat tersebut akan semakin terasa ketika seseorang melihat saudara atau orang lain yang sedang menjalani perawatan di rumah sakit dan membutuhkan bantuan oksigen untuk bernapas.
“Betapa besar nikmat Allah yang kita terima setiap saat. Untuk bernapas saja Allah berikan secara gratis,” ujar Fahrudin dalam khutbahnya.
Selain mengingatkan pentingnya bersyukur, Fahrudin menyampaikan hadis Nabi Muhammad SAW mengenai empat perkara yang menjadi sebab kebahagiaan seseorang di dunia dan akhirat. Pesan tersebut menjadi pengingat agar jamaah tidak hanya mengejar kebahagiaan yang bersifat material, tetapi juga membangun kehidupan yang dilandasi rasa syukur, kebaikan, dan ketaatan kepada Allah SWT.
Ia juga mengingatkan bahwa menjaga kesehatan dan mensyukuri nikmat yang diberikan Allah merupakan bagian dari upaya seorang Muslim dalam menjalankan amanah kehidupan. Kesehatan, kata dia, menjadi salah satu nikmat yang kerap baru disadari nilainya ketika seseorang mengalami sakit.
Pada khutbah kedua, Fahrudin mengajak jamaah membiasakan diri datang lebih awal ke masjid untuk melaksanakan salat Jumat. Jamaah diingatkan agar tidak menunggu hingga azan berkumandang, terlebih sampai khatib naik mimbar.
Menurut Fahrudin, ketika khatib telah naik mimbar, para malaikat menghentikan pencatatan keutamaan bagi orang-orang yang datang ke masjid untuk melaksanakan salat Jumat. Karena itu, datang lebih awal menjadi kesempatan bagi jamaah untuk memperoleh keutamaan sekaligus mempersiapkan diri mengikuti khutbah dengan khusyuk.
Khutbah tersebut menjadi pengingat bagi jamaah untuk terus mensyukuri nikmat Allah, menjaga kesehatan, membangun kehidupan keluarga dan lingkungan yang baik, serta meningkatkan semangat memakmurkan masjid melalui ibadah. (*)
Penulis : Salnun Mahya Salsabila | Editor : Fathan Faris Saputro