Muhammadiyah Lamongan Berkemajuan

Mewujudkan Baldah Tayyibah: Lima Syarat Menuju Negara yang Baik

MuhammadiyahLamongan.com – Kajian Ramadan 1446 Hijriah yang diselenggarakan oleh Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur berlangsung sukses dengan dihadiri 3.000 peserta di Dome Universitas Muhammadiyah Lamongan (UMLA) pada Sabtu (8/3/2025).

Ketua PWM Jawa Timur, Dr. dr. Sukadiono, MM, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada Rektor UMLA, Prof. Dr. A. Aziz Alimul Hidayat, M.Kes, beserta civitas akademika, serta Ketua PDM Lamongan, Drs. KH. Shodikin, M.Pd, dan seluruh jajaran PDM Lamongan atas kerja keras dalam mewujudkan sarana dan prasarana untuk kajian Ramadan tahun ini. “Kesuksesan acara ini tidak lepas dari sinergi yang luar biasa antara berbagai pihak,” ujarnya.

Dalam kajian tersebut, Sukadiono menjelaskan lima syarat utama dalam mewujudkan Baldah Tayyibah, atau negara yang baik. “Syarat pertama adalah keikhlasan, di mana masyarakat harus senantiasa ikhlas dalam melaksanakan ibadah kepada Allah. Keikhlasan menjadi dasar utama dalam menjalankan kehidupan yang penuh berkah,” tuturnya.

Syarat kedua adalah kepemimpinan yang berakhlak. “Negara yang baik membutuhkan pemimpin yang memiliki akhlak mulia dan amanah. Dengan adanya pemimpin yang berintegritas, kepercayaan masyarakat akan terjaga, serta kebijakan yang dihasilkan akan membawa kemaslahatan.”

Syarat ketiga adalah komitmen terhadap amanah kepemimpinan. “Diperlukan individu yang bersedia memegang tanggung jawab dan berani terlibat dalam proses estafet kepemimpinan. Pemimpin yang amanah akan menjaga kesejahteraan rakyat dan tidak menyalahgunakan wewenangnya.”

Syarat keempat adalah keseimbangan antara dunia dan akhirat. “Sebagai warga Muhammadiyah, menjaga harmoni antara kepentingan duniawi dan ukhrawi adalah tugas yang harus diemban dengan penuh kesadaran. Dengan demikian, kehidupan bermasyarakat dapat berjalan secara seimbang dan berkelanjutan.”

Syarat kelima adalah taubat nasuha bagi para koruptor. “Kesadaran untuk bertobat dengan sungguh-sungguh menjadi hal yang sangat penting guna mempercepat terwujudnya Baldah Tayyibah. Korupsi merupakan penghalang besar dalam menciptakan keadilan dan kesejahteraan bagi masyarakat.”

Dengan menerapkan kelima syarat tersebut, diharapkan terwujudnya Baldah Tayyibah di masa mendatang dapat menjadi kenyataan, membawa kesejahteraan dan keberkahan bagi seluruh lapisan masyarakat. (*)

Reporter Ma’in. Editor Fathan Faris Saputro.

0
Share this article
Shareable URL
Prev Post

PRM Sedayulawas Gelar Baitul Arqam 1446 H, Perkuat Ideologi dan Nilai Keislaman

Next Post

Bazar UMKM turut Meriahkan Kajian Ramadan 1446 H PWM Jatim di UMLA

Read next
0
Share