MuhammadiyahLamongan.com – Majelis Pemberdayaan Masyarakat (MPM) Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Brondong mengadakan acara khitanan massal yang berlangsung sukses pada hari Sabtu (24/6/2023). Acara ini diselenggarakan di Gedung Dakwah Muhammadiyah (GDM) Brondong lantai dua dengan tujuan memberikan kontribusi positif kepada masyarakat melalui kegiatan yang bernilai sosial.
MPM PCM Brondong, yang memiliki semangat kuat dalam pemberdayaan masyarakat, menyadari pentingnya peran mereka dalam membantu masyarakat dan umat Islam dalam menghadapi tantangan di tengah kondisi yang sulit. Kegiatan khitanan massal ini diharapkan menjadi bagian dari solusi yang kontributif terhadap situasi yang dialami oleh masyarakat saat ini.
Tsabit Purwanto, Ketua MPM PCM Brondong, menjelaskan bahwa kegiatan khitanan massal ini diikuti oleh 41 anak yang berasal dari Kecamatan Brondong dan Kecamatan Paciran. Acara ini diberkahi kehadiran tim medis dari Rumah Sakit Bhayangkara M. Dahlan Surabaya, PCM Brondong, dan perwakilan dari instansi Pemerintah Kecamatan Brondong.
Tsabit menambahkan bahwa kegiatan khitanan massal ini merupakan hasil kerjasama antara MPM PCM Brondong dan Rumah Sakit Bhayangkara M. Dahlan Surabaya. Tim medis yang terdiri dari Dr. Erieko Harisusanto dan rekan-rekan hadir untuk melaksanakan proses khitanan. Selain mendapatkan layanan khitanan secara gratis, 41 peserta khitanan massal ini juga menerima bingkisan berupa sarung, baju kokoh, uang saku, dan Al-Quran.
Ketua MPM PCM Brondong berharap agar anak-anak yang menjalani khitanan massal ini dapat segera pulih dan kembali beraktifitas belajar di sekolah dengan semangat yang baru. Kegiatan khitanan massal ini bukan hanya memberikan manfaat secara medis, tetapi juga memberikan dorongan moral dan dukungan bagi masyarakat setempat.
Dengan adanya kegiatan seperti khitanan massal ini, MPM PCM Brondong terus berkomitmen untuk melibatkan diri dalam kegiatan pemberdayaan masyarakat. Mereka berharap bahwa acara semacam ini dapat menjadi inspirasi bagi pihak lain untuk turut berkontribusi dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat secara keseluruhan. (*)
Reporter Ma’in