MuhammadiyahLamongan.com – Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Dakwah Al-Mujaddid Universitas Muhammadiyah Lamongan (UMLA) menggelar Musyawarah Besar (Musyber) sebagai forum evaluasi kepengurusan sekaligus menentukan arah gerakan dakwah untuk periode berikutnya. Kegiatan tersebut berlangsung di Masjid Asy-Syifa Muhammadiyah Lamongan, Rabu (9/9/2026).
Musyber diikuti pengurus dan anggota UKM Dakwah Al-Mujaddid. Forum tahunan tersebut menjadi ruang bagi anggota untuk menyampaikan gagasan, mengevaluasi program kerja, serta merumuskan langkah strategis organisasi pada periode mendatang.
Selain menjadi forum pengambilan keputusan, Musyber juga menjadi bagian penting dalam proses regenerasi kepemimpinan. Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan dan dilanjutkan penyampaian laporan pertanggungjawaban kepengurusan periode sebelumnya.
Dalam pembahasan laporan tersebut, peserta menyampaikan tanggapan, kritik, dan masukan sebagai bahan evaluasi. Proses tersebut diharapkan dapat menjadi pijakan bagi kepengurusan baru untuk meningkatkan kualitas organisasi dan pelaksanaan program kerja.
Salah satu agenda utama Musyber adalah pemilihan Ketua UKM Dakwah Al-Mujaddid periode 2026/2027. Pemilihan dilakukan melalui musyawarah dengan mengedepankan prinsip demokrasi, kekeluargaan, dan kepentingan bersama.
Enam kandidat yang mengikuti proses pemilihan menyampaikan visi dan misi masing-masing. Mereka memaparkan gagasan serta arah kepemimpinan yang akan dijalankan apabila mendapat amanah sebagai ketua.
Setelah melalui proses musyawarah dan pemilihan, Kanzun Al-Bana terpilih sebagai Ketua UKM Dakwah Al-Mujaddid periode 2026/2027.
Dalam sambutannya, Kanzun menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepadanya. Ia berharap kepengurusan yang dipimpinnya dapat membawa UKM Dakwah Al-Mujaddid menjadi organisasi yang lebih baik dengan mengedepankan tanggung jawab, kedisiplinan, kekeluargaan, dan solidaritas.
“Saya mengucapkan banyak terima kasih karena para musyawirin telah mempercayai dan mengamanahi saya sebagai ketua periode 2026/2027. Saya berharap ke depan dapat memimpin dan mengarahkan UKM Al-Mujaddid menjadi lebih baik, dengan rasa tanggung jawab, disiplin, kekeluargaan, dan solidaritas yang tinggi,” ujar Kanzun.
Selain membahas regenerasi kepemimpinan, Musyber menjadi momentum untuk memperkuat ukhuwah antaranggota. Semangat kebersamaan dinilai penting sebagai modal dalam menjalankan program kerja sekaligus menghadapi berbagai tantangan organisasi pada periode mendatang.
Melalui Musyber tersebut, UKM Dakwah Al-Mujaddid UMLA berkomitmen untuk terus berkembang sebagai organisasi mahasiswa yang aktif dalam kegiatan keislaman. Organisasi tersebut juga diarahkan untuk menghadirkan gerakan dakwah yang kreatif, kolaboratif, dan memberikan dampak bagi mahasiswa serta masyarakat.
Musyber tidak sekadar menjadi forum pergantian kepemimpinan. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi langkah baru untuk menyatukan visi, memperkuat gerakan, dan menghadirkan dakwah yang relevan dengan perkembangan zaman. (*)
Penulis : Lusnadia You Wanda | Editor : Fathan Faris Saputro