MuhammadiyahLamongan.com – Pemberian Penganugerahan Muhammadiyah Award (PMA) oleh Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Brondong telah sukses diselenggarakan pada moment Musyran ke-9 Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah Brondong di masjid Ar-Royyan Brondong pada hari Ahad, (23/7/2023). Penganugerahan ini diberikan kepada beberapa tokoh yang dianggap telah berjasa besar bagi pergerakan Muhammadiyah di wilayah ranting Brondong.
Dalam acara tersebut, PRM Brondong memberikan penghargaan setinggi-tingginya dan ungkapan terima kasih kepada para tokoh atas dedikasi mereka dalam gerakan dakwah Islam amar ma’ruf nahi munkar di wilayah Brondong. Para tokoh ini tanpa kenal lelah dan tanpa pamrih telah berjuang dan mendedikasikan diri demi perjuangan agama, umat, dan masyarakat sesuai dengan bidang dan kapasitas masing-masing.
Penganugerahan Muhammadiyah Award tahun 2023 diberikan dalam lima kategori sebagai berikut:
Kategori Founding Father:
Penghargaan ini diberikan kepada almarhum KH. Afnan Anshori, seorang alumni Pondok Pesantren Tebu Ireng Jombang yang merupakan perintis peta jalan dakwah Muhammadiyah Brondong. Beliau adalah sosok ulama faqih, pejuang, mujahid, pendidik, dan guru yang sepenuhnya mendedikasikan diri dan harta untuk umat, tidak hanya di Brondong tetapi juga di Kabupaten Lamongan dan Jawa Timur. Meskipun sudah berusia lanjut, beliau berhasil mendirikan Pondok Pesantren Al-Munawwarah Brondong. Penghargaan ini diterima oleh KH. Moh Ishom, S.Ag sebagai perwakilan.
Kategori Ulama:
Penghargaan ini diberikan kepada almarhum KH. Ridwan Syarqowi, seorang ulama dari Desa Paciran yang memulai berdakwah di Brondong pada tahun 1959. Beliau adalah pendiri Pondok Pesantren Modern Muhammadiyah Paciran dan telah menanamkan aqidah yang murni dan lurus di Brondong, membumikan syariat Islam melalui pengajian malam ahadnya di masjid dan musholla. Penghargaan kategori ulama ini diterima oleh Hj Hariyati atas nama almarhum.
Kategori Pendidik:
Penghargaan ini diberikan kepada almarhum Mohammad Asfar, seorang pendidik yang telah mengabdikan dirinya di dunia pendidikan sejak awal berdirinya Muhammadiyah di Brondong. Keuletan dan kesabaran beliau dalam mendidik anak-anak didiknya diakui oleh banyak pihak. Penghargaan ini diterima oleh Roya.
Kategori Aktifis Muhammadiyah:
Penghargaan kategori aktifis Muhammadiyah diberikan kepada almarhum H. Achyar Tadjri, yang dikenal dengan semangatnya yang membara dan kiprahnya yang nyata di berbagai posisi kepemimpinan. Beliau juga dikenal dengan sifat sabar, bersahaja, dan pengabdian tanpa batas dalam berjuang untuk Muhammadiyah, madrasah/sekolah, tempat ibadah, dan masyarakat. Penghargaan ini diterima oleh Hj Fauziyah atas nama almarhum.
Kategori Aktifis ‘Aisyiyah:
Penghargaan Muhammadiyah Award kategori aktifis ‘Aisyiyah diberikan kepada almarhumah Hj Lailatul Badriyah, seorang wanita asli Brondong yang telah banyak berkiprah dalam memajukan dakwah di kalangan perempuan. Beliau sangat berjasa dalam pengembangan organisasi ‘Aisyiyah dan TK ABA Brondong. Penghargaan ini diterima oleh Hj Ghonimah atas nama almarhumah.
Penganugerahan Muhammadiyah Award ini menjadi wujud apresiasi dan penghormatan dari PRM Brondong atas jasa-jasa para tokoh yang telah berkontribusi untuk pertumbuhan dan perkembangan Muhammadiyah di Brondong. (*)
Reporter Ma’in. Editor Fathan Faris Saputro.