Redaksi muhammadiyahlamongan.com menyajikan suguhan dakwah media massa yang sejuk, Islami dan berkemajuan. Berbasis komunitas dan berpedoman pada tujuan persyarikatan Muhammadiyah.

Belajar Menulis Berita Dimulai Dengan Berani Mencoba Menulis

1 min read

muhammadiyahlamongan-Agar dapat menulis berita  dengan baik dalam proses belajar menulis  maka harus berani mencoba untuk menulis. Kemudian  tahapanya berikutnya menyempurnahkan berita yang sesaui dengan kaida jurnalistik.

Hal tersebut disampaikan Ketua Pimpinan Daerah Ikatan Pelajar Muhammadiyah (PD IPM)  Lamongan, Irvan Shaifullah, saat menjadi pemateri dalam pelatihan penulisan berita yang diselenggarakan  PC IPM Paciran, Jum’at (5/4) siang.

 “ Menulis berita itu terpenting adalah berani dulu, saya belajar menulis berita juga dimulai dengan berani dan mau belajar secara otodidak, kemudian memahami konsep 5 W 1 H, yaitu What (Apa), Who (Siapa), When (Kapan) Where (Dimana) Why (Kenapa) dan  How (Bagaimana)” kata Irvan Shaifullah.

Seperti diketahui What (apa) adalah untuk menjelaskan apa yang sedang terjadi, sedang Who (Siapa)  berfungsi untuk menjelaskan pelaku atau korban dalam suatu peristiwa, cerita, atau fenomena yang hendak dituangkan dalam penulisan deskriptif tersebut. Sedangkan When (Kapan) menjelaskan waktu kejadian.

Sementara Where (Dimana) berfungsi untuk menunjukan diman kejadian tersebut. Why (Kenapa) ini berfungsi untuk menjelaskan  suatu peristiwa bisa terjadi. Dan How (Bagaimana) sebagai penjelasan proses yang berisi tentang bagaimana hal tersebut dapat terjadi.

Irvan, panggilan Shaifullah, juga  menambahkan ada lima formula dalam menulis berita. Pertama adalah Ketepatan, kedua ringkas, ketiga jelas, selanjutnya adalah sederhana dan menghormati nara sumber.

“Terpenting dari menulis berita adalah kita menyusunnya dengan baik, menentukan lead berita yang menarik dan mudah dipahami oleh pembaca,” ungkap Irvan.

Di sisi lain, salah seorang peserta  dalam pelatihan ini mengungkapkan ketertarikannya pada dunia jurnalistik. “Beruntung saya ikut acara ini, saya jadi paham dan tahu cara menulis berita yang baik,”pungkasnya.

Pelatihan menulis berita yang digelar di bdi MTs M 17 Kranji Pondok AT Taqwa Paciran-Lamongan tersebut dibuka oeh Ketua PC IPM Paciran, Lutfi.

“Kami berharap, setelah pelatihan ini pelajar pelajar Muhammadiyah di paciran mahir dan giat dalam menulis berita, terutama kegiatan dirantingnya, berita berita kebaikan tersampaikan dengan baik kepada pembaca,”  pungkasnya. (Irv)

Redaksi muhammadiyahlamongan.com menyajikan suguhan dakwah media massa yang sejuk, Islami dan berkemajuan. Berbasis komunitas dan berpedoman pada tujuan persyarikatan Muhammadiyah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *