Baksos di PRM di Dusun Mambang Desa Kedungmentawar Ngimbang..

muhammadiyahlamongan.com-Sebanyak 300 kursi yang disiapkan oleh panitia sudah terisi, bahkan ada beberapa undangan yang menempati di teras warga. Mayoritas dari mereka didominasi oleh kaum hawa. Begitulah suasana dalam acara Pengajian dan Bakti Sosial, yang dilaksanakan atas kerjama Majelis Tabligh Muhammadiyah Daerah Lamongan dan Kantor Layanan Lazismu RSM Lamongan di Dusun Mambang Desa Kedungmentawar Cabang Ngimbang..

Sekretaris Desa Kedungmentawar Mu’ari, dalam kesempatan tersebut menyampaikan apresiasi yang sangat tinggi atas kepercayaan Muhammadiyah dusunnya di tempati baksos.

“Ini pertama kali saya sambutan di forum resmi. Rasanya dag dig dug,” tutur pria yang depan rumahnya ditempati acara ini. Kontan kepolosan Sekdes ini disambut tepuk tangan yang hadir.

Sementara itu, Kuspan, Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah Ngimbang menyampaikan bahwa Muhammadiyah berjiwa welas asih, dermawan dan santun.

“Kalau Bapak dan ibu mendengar bahwa Muhammadiyah itu keras, teroris, maka itu adalah bohong besar,” papar Anggota Majelis Tabligh Daerah Lamongan ini.

Baca Juga  Aktivis Muda Lamongan Terpilih Presentasikan Makalah pada Tadarus Pemikiran Kaum Muda Muhammadiyah

Kuspan lalu memberikan bukti, bahwa aksi sosial yang dilakukan di Dusun Mambang ini adalah contoh konkret bahwa Persyarikatan Muhammadiyah jauh dari cap “teroris”.

“Bapak ibu insaAllah setelah acara ini, pulang sambil membawa beras 10 kg. Apakah masih pantas disebut radikal”?, tanyanya. Spontan yang hadir menjawab “Tidaaak”.

Di sisi lain, Zuhdi Purnomo, perwakilan dari Rumah Sakit Muhammadiyah (RSM) Lamongan sangat bangga atas dedikasi dan semangat Pimpinan Ranting Muhammadiyah yang baru berdiri ini,

Hal itu dibuktikan dengan niatnya ingin mendirikan masjid. Mendapat informasi bahwa baru saja Pimpinan ranting mendapat wakaf tanah seluas 15 x 19 meter dari Bapak Mariadi, yang sekaligus sebagai Ketua Pimpinan Ranting” tegasnya.

“Insa Allah Lazismu, RSM Lamongan, lanjutnya,  akan membantu sebesar 50 juta, jika sudah terkumpul dana dari ranting 30 juta,” tantang Koordinator Binroh RSM Lamongan ini. Mendengar tawaran itu, langsung direspon oleh Ketua PRM  dengan menjawab spontan “Siaap”.

Baca Juga  Begini Ciri Orang Muhammadiyah Itu

Di sesi akhir, ustadz Sanusi, anggota Majelis Tabligh Pimpinan Daerah Muhammadiyah Lamongan, memberikan tausyiah dan pencerahan. Sanusi lebih banyak menceritakan kiprah Muhammadiyah.

“Muhammadiyah hadir untuk memberi bukan meminta. Dimanapun ada Muhammadiyah pasti akan memberi manfaat bagi lingkungannya,” tandas Pria yang juga Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah Pucuk.

Tepat jam 10.45 pengajian usai. Secara tertib warga yang memegang kartu mengambil bingkisan beras yang sudah disiapkan. Ada tawa, suka cita nampak dari raut wajah-wajah mereka. Mereka membutuhkan sentuhan dan sapaan. Muhammadiyah tak akan pernah redup, sebelum matahari terbit dari arah Barat. (Mohamad Su’ud)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here