Muhammadiyah Lamongan Berkemajuan

+1 202 555 0180

Have a question, comment, or concern? Our dedicated team of experts is ready to hear and assist you. Reach us through our social media, phone, or live chat.

Sidang Senat STIKES, Mahasiswa di Bekali 7 Kunci Sukses Dalam Kehidupan

MuhammadiyahLamongan.com – Lembaga pendidikan Muhammadiyah khususnya, mempunyai kewajiban untuk mempersiapkan lulusan – lulusannya untuk memiliki integritas serta cakap secara intelektual dan spiritual. Hal itu disampaikan oleh wakil bendahara majelis diktilitbang Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Ahmad Muttaqin dalam orasi ilmiah  wisuda ke 10  Sekolah tinggi ilmu kesehatan Muhammadiyah Lamongan pada Sabtu,(21/10).

Dlanjutkan oleh Muttaqin bahwa kunci kesuksesan hidup seseorang tidak bergantung oleh bagus dan tidaknya Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) seseorang dalam bangku perkuliahan.

“ada banyak faktor yang mempengaruhi kesuksesan seseorang, salah satunya adalah kejujuran,” ungkapnya.

Selanjutnya, Ahmad muttaqin juga mengutip penelitian Thomas J Stanly dalam The Millionare Mind bahwa ada tujuh faktor penentu kesuksesan hidup seseorang. Tujuh faktor tersebut meliputi, kejujuran, disiplin, jaringan, dukungan pasangan hidup, bekerja keras, mencintai profesi dan kepemimpinan yang kuat.

“Kalau mahasiswa hari ini bangga terhadap IPK yang tinggi maka ketahuilah bahwa IPK dan kecerdasan itu menduduki peringkat ke 21 dalam kesuksesan hidup, ” ungkapnya.

Ahmad muttaqin juga berpesan kepada seluruh mahasiswa Stikes Muhammadiyah Lamongan khususnya, untuk tidak berkecil hati jika pencapaian IPK  kurang maksimal.

“Sebaliknya, untuk mahasiswa peraih IPK tertinggi , jangan pernah merasa cukup, karena ilmu pengetahuan akan terus berkembang, perjalanan hidup masih teramat panjang,” pungkasnya

Dikesempatan yang sama, Biyanto, Wakil Sekretaris Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jwa Timur mengingatkan bahwa tantangan dan kompetisi lulusan perguruan tinggi akan semakin  terbuka.

“ASEAN, termasuk Indonesia sejak 2016 sudah memasuki era MEA (Masyarakat ekonomi Asean) yang telah membuka persaingan menjadi sangat terbuka terutama untukwarga didalam lingkup ASEAN,” ungkapnya.

Untuk itu, Biyanto berpesan bahwa hanya individu yang siap berkompetisilah yang akan menenangkan persaingan,pungkasnya. (Irvan)

0
Share this article
Shareable URL
Prev Post

MASTA IMM UNISDA: Tak Kenal Maka Ta’aruf

Next Post

Founder Riil Hijrah Ajak IPM Lamongan Sukseskan “Student Back To Mosque”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Read next
0
Share