MuhammadiyahLamongan.com – SMA Muhammadiyah 10 Sugio (SMAM 10 Sugio) melaksanakan kegiatan Studi Kampus ke Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta pada Selasa (19/11/2025). Kunjungan edukatif ini diikuti oleh seluruh siswa kelas XII, Kepala Sekolah, dan guru pendamping. Tujuannya adalah memberikan wawasan langsung mengenai lingkungan perguruan tinggi, program studi unggulan, serta peluang beasiswa di salah satu kampus terbaik di Indonesia tersebut.
Rombongan SMAM 10 Sugio tiba di kampus UNS dan disambut hangat oleh Prof. Dr. Leo Agung S., M.Pd., Kepala Pusat Studi Pancasila dan Pendidikan (PSPP) UNS, beserta tim, di ruang pertemuan.
Kepala SMAM 10 Sugio, Drs. H. Mashudi, M.Si., menyampaikan apresiasi dan kebanggaannya dapat berkunjung ke universitas ternama tersebut. “Ini menjadi kesempatan yang sangat berharga bagi SMAM 10 Sugio bisa mengunjungi Universitas Sebelas Maret Surakarta. UNS merupakan kampus yang dinobatkan oleh pemerintah sebagai Kampus Pancasila karena memegang teguh nilai-nilai Pancasila. Hal ini ditunjukkan dengan keberadaan enam fasilitas tempat ibadah—gereja, masjid, vihara, pura, dan kelenteng—yang merepresentasikan keragaman agama di Indonesia,” ujarnya.
Sementara itu, Prof. Dr. Leo Agung S., M.Pd., selaku Ketua PSPP UNS, turut memberikan sambutan dan motivasi. Ia mendorong siswa SMAM 10 Sugio agar memiliki kepercayaan diri tinggi. “Jangan pernah merasa berkecil hati saat ingin bersaing dengan siswa sekolah lain. Khusus untuk kelas XII, saya mendukung dan memotivasi agar kalian bisa masuk UNS. Kalian pasti bisa,” tegasnya, membakar semangat para peserta.
Para siswa tampak antusias mengikuti seluruh materi yang disampaikan, terutama terkait informasi jalur masuk UNS, prospek jurusan, dan peluang beasiswa. Acara ditutup dengan sesi dokumentasi, penyerahan cinderamata, serta harapan terjalinnya kerja sama pendidikan yang berkelanjutan antara SMAM 10 Sugio dan UNS.
Kegiatan Studi Kampus ini diharapkan dapat meningkatkan motivasi siswa kelas XII dalam merencanakan masa depan serta mempersiapkan diri secara matang untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi. (*)
Penulis Mohammad Nofian Subandi. Editor Fathan Faris Saputro.