Redaksi MuhammadiyahLamongan.com hadir di tengah derasnya arus informasi dari media pemberitaan online. Dan menyajikan suguhan dakwah media massa yang sejuk, Islami dan berkemajuan. Berbasis komunitas dan berpedoman pada tujuan persyarikatan Muhammadiyah.

Tingkatkan Pendidikan Karyawan, RS Muhammadiyah Babat Percayakan di UMLA, ini Hasilnya

1 min read

muhammadiyahlamongan.com-Universitas Muhammadiyah Lamongan (UMLA) Lamongan Jawa Timur untuk kali pertama mewisuda lulusannya dari berbagai fakultas, setelah berubah dari STIKES.

Para wisudawan ini didominasi lulusan dari fakultas kesehatan. Ada yang menjadi perhatian undangan saat pelaksanaan wisuda, Sabtu (28/9/2019).

Ada wisudawan dari Program Pendidikan Keperawatan Kelas Transfer, Ternyata 11 diantara puluhan wisudawan S1 keperawatan dan Ners berasal dari karyawan RS Muhammadiyah Babat.

Direktut RS Muhammadiyah Baba, dr Fara Nurdiana M.Kes , memang ada banyak karyawan RSU MB di bawah penyelenggara PCM Babat-Lamongan yang ikut kuliah di UMLA. “Ada 11 wisudawan di kelas transfer S1 Perawat dab Ners di tahun ini,” katanya.

Pihaknya mempercayakan pendidikannya pada UMLA yang dipimpin Budi Utomo sebagai rektor.
Apa yang melatar belakangi para karyawannya harus melanjutkan pendidikan ?
Menurut Fara, karena keseriusan RS MB dalam meningkatkan
SDI kesehatan terutama di bidang pelayanan keperawatan sesuai amanat Akreditasi RS secara bertahap.

“Sekaligus menjawab antusiasme warga perawat di RS MB dalam menyongsong Up-date Regulasi Profesi Keperawatan melalui program beasiswa RS,” katanya.

Perlu juga difahamk, bahwa SDI adalah aset bagi amal usaha Muhammadiyah (AUM) sehingga harus ditingkatkan kualitasnya agar mampu meningkatkan dan memajukan AUM itu sendiri.

Sementara itu, disisi lain, diantara 11 wisudawan dari RS MB, terdapat pasangan karyawan suami istri. Ini sekaligus bisa menjadi hipotesa sementara sebagaimana yang diungkapkan pasangan Yudi Puspanjoro (salah seorang Ka.Seksi di RS MB) dan istri (Laili Komalasari; staf Poli Spesialis).

Apa yang ditempuhnya untuk menunjukkan wujud antusiasme dan keseriusan insan AUM.
Soal biaya tidak menjadi kendala, karena dengan keseriusan semuanya dimudahkan sekaligus bukti contoh bahwa kesejahteraan di Amal Usaha Muhammadiyah lebih dari cukup.

Bahkan ada juga wisudawab yang berusia diatas 50 tahun, namun memiliki semangat yang jauh lebih besar dibanding yang muda, dia adalah Endang Sutjiati yg yang menjabat sebagai Kabid Keperawatan di RSM Babat.(KIR)

Redaksi MuhammadiyahLamongan.com hadir di tengah derasnya arus informasi dari media pemberitaan online. Dan menyajikan suguhan dakwah media massa yang sejuk, Islami dan berkemajuan. Berbasis komunitas dan berpedoman pada tujuan persyarikatan Muhammadiyah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *