MuhammadiyahLamongan.com- Sekolah Dasar Muhammadiyah 1 Turi (SD Musari) menerapkan budaya Salat Dhuha sebagai bentuk mencetak generasi muslim yang berkarakter. Salat Dhuha di SD Musari merupakan pembiasaan guru dan siswa dan menjadi bagian budaya yang dibangun sejak awal mula sekolah berdiri, program ini bertujuan untuk agar siswa memiliki kebiasaan melaksanakan Salat Sunnah Dhuha. Disamping membudayakan salat berjamaah saat Dzuhur.
Salat Dhuha memiliki banyak keutamaan, terutama jika dikerjakan secara rutin, termasuk bagi anak sekolah dasar. Keutamaan-keutamaan tersebut meliputi peningkatan kedisiplinan, penguatan rasa kebersamaan, peningkatan konsentrasi, pengurangan stres, dan peningkatan kesehatan mental. Selain itu, salat dhuha juga dapat membantu anak-anak lebih dekat dengan Allah, membentuk karakter yang baik, dan memiliki semangat belajar yang lebih tinggi.
Selaku Kepala SD Musari, bu Laila, menyampaikan mencetak generasi muslim, “mencetak generasi muslim berkarakter harus dibiasakan sejak dini melakukan kegiatan ibadah, seperti membaca Alquran, salat berjamaah, termasuk salat sunnah dhuhur,” Ujarnya.
SD Musari terus berupaya membentuk generasi muslim yang tidak hanya cerdas secara intelektual namun juga peduli dan membangun kecerdasan spiritual peserta didik.
Penulis Moch. Muzaki, Editor Ma’in