muhammadiyahlamongan-Jangan membawa Sajadah besar dan lebar. Karena akan menyebabkan shof tidak bisa rapat dan lurus. Demikian intisari tausyiah yang disampaikan oleh Farhan dalam kegiatan Pengajian rutin Pimpinan Cabang Muhammadiyah Modo, Sabtu kemarin.

Anggota Majelis Tabligh Pimpinan Daerah Muhammadiyah Lamongan ini mengkritik kebiasaan para jamaah sholat membawa sajadah dengan ukuran besar sehingga banyak shof yang terlihat longgar.

Baca Juga  Bersama Aisyiyah, Lazismu Lamongan Berangkatkan 20 Pasien Katarak Jalani Operasi Gratis

 “Ukuran shof rapat itu bukan dari sajadah,” tandasnya.

Di sisi lain, Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah Pangkatrejo tersebut  juga menyoroti, beberapa makmum dewasa menampakkan merk sarung tertentu. “Kebiasaan ini bisa menganggu konsentrasi dan kekhusu’an makmum di belakangnya,” tuturnya.

Farhan memberikan solusi nama merk tertentu tersebut di letakkan di depan atau di atas.

Baca Juga  Perlombaan MIM 2 Solokuro yang Lucu, Gokil, Unik, Kreatif dan Seru

“Sholat itu komunikasi dengan Tuhan, usahakan yang terbaik. Antar jamaah bisa bersama-sama dan bahu membahu menciptakan kondisi khusu’,” tambah pensiunan guru SD Negeri ini.

Diakhir kajiannya, Farhan berharap agar Takmir Masjid dibawah naungan Muhammadiyah menunjuk tim khusus yang mengatur shof.

Acara yang dihadiri 200 jamaah ini berlangsung di Masjid Al-Iman, SMK Muhammadiyah 6 Modo, Lamongan.(Mohamad Su’ud )

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here