Muhammadiyahlamongan.com – SMA Muhammadiyah 10 Sugio sukses menggelar wisuda purnawiyata yang penuh makna pada Sabtu, (15/6/2024). Sebanyak 54 siswa yang telah menyelesaikan pendidikan mereka hadir dalam acara ini. Wisuda tersebut juga dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, termasuk Ketua Majelis Tabligh Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Lamongan, Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Sugio, dan Ketua Majelis Dikdasmen PCM Sugio.
Dalam pidato iftitah, Ketua PCM Sugio, Drs. H. Kasrip Budianto, M.M., menekankan pentingnya membentuk generasi emas yang berprestasi secara akademis serta memiliki akidah dan iman yang kuat. “Agar tidak menjadi generasi yang cemas, kita perlu menjadi generasi emas. Generasi emas harus mampu berpikir kritis, berpikir kreatif, dan berkomunikasi dengan baik,” tegasnya.
Kepala Sekolah SMA Muhammadiyah 10 Sugio, Drs. H. Mashudi, M.Si., dalam sambutannya, menyampaikan pesan mendalam mengenai pentingnya akhlak bagi para alumni. “Wisuda ini bukan akhir dari langkah kalian, melainkan awal untuk menuju jenjang yang lebih serius. Kalian akan terjun di tengah masyarakat, maka diperlukan bekal tauhid, ibadah yang mendalam, dan akhlak karimah. Saya yakin lulusan SMA Muhammadiyah 10 Sugio sudah siap untuk terjun di masyarakat dengan bekal yang telah ditempuh di bangku sekolah,” ujarnya.
Pesan ini menegaskan bahwa selain pengetahuan akademis, akhlak mulia adalah aspek fundamental yang harus dimiliki oleh setiap lulusan. SMA Muhammadiyah 10 Sugio berkomitmen untuk membentuk siswa yang cerdas secara intelektual dan memiliki moral serta etika yang tinggi, sesuai dengan nilai-nilai Islam.
Setelah prosesi wisuda selesai, acara dilanjutkan dengan ceramah ilmiah oleh Ketua Majelis Tabligh PDM Lamongan, Ust. Suwito, M.Pd.I. Ceramah ini memberikan pembekalan kepada para wisudawan dan wali murid, memperkuat mereka dengan nilai-nilai agama dan akhlak mulia sehingga siap menghadapi berbagai tantangan kehidupan dengan iman yang kokoh dan pengetahuan yang luas. (*)
Reporter Mohammad Nofian Subandi. Editor Fathan Faris Saputro.