MuhammadiyahLamongan.com – Menjelang pelaksanaan Ceria Pandu Athfal (CPA) 2026, Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Kepanduan Hizbul Wathan (HW) Lamongan terus mematangkan berbagai persiapan. Memasuki H-2, Rabu (21/10/2026), panitia bersama panitia lokal (panlok) tampak bergotong royong menyiapkan lokasi kegiatan di Lapangan Tlogo Ploso, Desa Payaman, Kecamatan Solokuro, Kabupaten Lamongan.
Sejumlah persiapan teknis dilakukan untuk memastikan lokasi kegiatan siap digunakan. Mulai dari pengukuran kapling untuk penempatan tenda peserta, hingga penyiapan tempat pengairan, seluruhnya dikerjakan secara bertahap.
Panitia lokal turut mengambil peran aktif dalam proses persiapan tersebut. Dengan semangat tinggi, mereka bahu-membahu bersama panitia Kwarda HW Lamongan menyelesaikan berbagai kebutuhan di lapangan. Suasana gotong royong tampak mewarnai setiap pekerjaan, mencerminkan komitmen bersama untuk menyukseskan kegiatan kepanduan yang akan berlangsung selama tiga hari itu.
Penataan area perkemahan menjadi salah satu perhatian utama. Pengukuran kapling tenda dilakukan agar penempatan lebih tertib dan teratur. Sementara itu, pemasangan fasilitas pengairan menjadi bagian dari upaya menghadirkan lingkungan kegiatan yang nyaman bagi para pandu Athfal.
Ceria Pandu Athfal 2026 dijadwalkan berlangsung pada Jumat–Ahad (23–25/10/2026) di Lapangan Tlogo Ploso, Desa Payaman, Kecamatan Solokuro, Kabupaten Lamongan. Kegiatan ini menjadi salah satu agenda Gerakan Kepanduan Hizbul Wathan untuk menghadirkan pengalaman belajar yang menyenangkan sekaligus menanamkan nilai-nilai kepanduan kepada anak-anak.
Wakil Ketua Kwarda HW Lamongan, Ghozi, mengatakan bahwa persiapan terus dimatangkan agar pelaksanaan CPA berjalan tertib dan lancar. Kesiapan lokasi beserta fasilitas pendukung menjadi bagian penting yang perlu diperhatikan sebelum peserta tiba di tempat kegiatan.
“Persiapan ini kami lakukan agar ketika kegiatan berlangsung, seluruh kebutuhan peserta dapat terakomodasi dengan baik. Kami ingin memastikan lokasi, tenda, dan fasilitas pendukung siap digunakan sehingga para pandu Athfal bisa mengikuti kegiatan dengan nyaman,” ujar Ghozi.
Ia menambahkan, keberhasilan kegiatan kepanduan tidak hanya ditentukan oleh rangkaian acara, tetapi juga oleh kesiapan panitia dalam memenuhi berbagai kebutuhan teknis. Karena itu, koordinasi dan kerja sama antara panitia Kwarda HW Lamongan dan panitia lokal terus diperkuat hingga hari pelaksanaan.
Keterlibatan panitia lokal juga menunjukkan bahwa penyelenggaraan kegiatan kepanduan membutuhkan dukungan bersama. Semangat gotong royong yang tumbuh selama persiapan diharapkan terus terjaga hingga seluruh rangkaian CPA 2026 selesai dilaksanakan.
Melalui kegiatan ini, Kwarda HW Lamongan diharapkan dapat memberikan pengalaman berharga bagi para pandu Athfal dalam mengembangkan kemandirian, kedisiplinan, keberanian, tanggung jawab, dan semangat kebersamaan. CPA juga menjadi ruang bagi anak-anak untuk belajar bekerja sama serta mengamalkan nilai-nilai kepanduan dalam kehidupan sehari-hari.
Dengan persiapan yang terus dimatangkan sejak H-2, panitia berharap CPA 2026 dapat berlangsung lancar dan memberikan kesan positif bagi seluruh peserta. Lapangan Tlogo Ploso pun bersiap menjadi ruang perjumpaan para pandu Athfal untuk belajar, bermain, dan menumbuhkan semangat persaudaraan melalui kegiatan kepanduan yang menggembirakan. (*)
Penulis : Fathan Faris Saputro